Jakarta, Media Karya – Dukungan mantan Presiden Jokowi kepada calon gubernur (cagub) nomor urut 1 Ridwan Kamil (RK) menambah semangat tim pemenangan pasangan cagub-cawagub Ridwan Kamil-Suswono (RIDO).
Hal tersebut diungkapkan Ketua Koordinator Bidang Delta Tim Pemenangan Rido, Judistira Hermawan saat ditemui wartawan, Kamis (21/11).
“Dukungan dari pak Jokowi, karena rekam jejak pak RK menurut beliau sangat pantas. Mudah-mudahan apa yang disampaikan pak Jokowi mendapat respon positif dari masyarakat,” ujarnya.
Menurut ketua fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta ini, menjelang coblosan Pilkada DKI 27 November mendatang respon masyarakat terhadap pasangan RIDO sangat positif.
“Setiap saya turun ke lapangan, Alhamdulillah respon masyarakat sangat antusias terhadap sosok pak RK dan Suswono. Kondisi ini makin membuat kita yakin bisa memenangkan pilkada satu putaran,” ungkapnya.
Judistira juga mengeluhkan banyaknya atribut pasangan RIDO di sejumlah ruas jalan yang dirusak pihak-pihak tertentu.
“Kami sangat menyayangkan banyaknya atribut RIDO yang dirusak oleh pihak-pihak tertentu. Ini sangat kira sayangkan,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan dukungan untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono.
Dukungan itu disampaikan Jokowi usai bertemu dengan Ridwan dan para elite partai politik anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.
Tak tanggung-tanggung, Jokowi menyatakan siap turun gunung untuk mengampanyekan Ridwan Kamil-Suswono.
“Kenapa saya (dukung) Ridwan Kamil? Karena rekam jejak,” ujar Jokowi dalam sambutannya di Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Senin (18/11/2024).
Menurut Jokowi, rekam jejak Ridwan sudah terbukti karena suami dari anggota DPR RI Atalia Praratya ini pernah mengisi kursi Wali Kota Bandung periode 2013-2018.
Rekam jejak ini dinilai kian terbukti ketika Ridwan mengemban tugas sebagai Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023.
“Mengelola kota itu tidak mudah, dan beliau sudah memiliki pengalaman itu,” kata Jokowi.
Menurut Jokowi, dengan jejak pendidikan S1 Teknik Arsitektur ITB dan S2 di Universitas California, Berkeley, menunjukkan kemampuan Ridwan dalam ilmu tata ruang dan tata kota.
“Artinya, secara rekam jejak ada, secara ilmu ada. Kurang apa lagi? Mau pilih yang mana lagi?” tanya Jokowi. (dri)






