Kejari Didesak Ungkap Dugaan Korupsi Pelaksanaan Job Fair 2025 di Kabupaten Bekasi

- Penulis

Kamis, 29 Mei 2025 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Job Fair Kabupaten Bekasi ricuh, jadi ajang baku hantam sesama pencari kerja. (Foto: Medkar)

Pelaksanaan Job Fair Kabupaten Bekasi ricuh, jadi ajang baku hantam sesama pencari kerja. (Foto: Medkar)

JAKARTA, Mediakarya – Job Fair “Pasti Kerja Expo 2025” di Kabupaten Bekasi bukan hanya meninggalkan kericuhan massal, tapi juga menyisakan dugaan kuat adanya penyimpangan anggaran.

Berdasarkan penelusuran Center For Budget Analisis (CBA), ada 5 paket pengadaan yang sebenarnya satu rangkaian kegiatan tetapi ada dugaan kesengajaan untuk dipecah pecah agar bisa bisa dibagi bagi, dan lolos dari lelang.

Kordinator CBA, Jajang Nurjaman dalam keterangannya kepada Mediakarya, Kamis (29/5/2025). mengungkapkan, pelaksanaan Job Fair 2025 di Kabupaten Bekasi itu menelan anggaran Rp201 juta, yang dipecah menjadi lima paket.

Yang pertama, jasa Penyelenggaraan Job Fair sebesar Rp150 juta, kedua, sewa hotel technical meeting sebesar Rp24,2 juta (E-Purchasing), ketiga, kaos acara sebesar Rp17,8 juta, keempat, cetak dokumen sebesar Rp7,2 juta. Dan kelima konsumsi rapat sebesar Rp1,5 juta.

Baca Juga:  Pelaku Dituding Pengecut, Uchok Sky Khadafi Dikirimi Bangkai Ayam

CBA menuding penyelenggaraan Job Fair “Pasti Kerja Expo 2025” tersebut minim kompetisi. Dimana paket utama menggunakan pengadaan langsung, dan empat lainnya via e-purchasing.

“Namun faktanya penyedia tidak diumumkan, tdak jelas rincian barang/jasa, dan tdak diketahui spesifikasi dan jumlah,” jelas Jajang Nurjaman.

Selain itu, CBA juga menemukan adanya potensi Mark-Up Harga. Dimana kaos Rp178 ribu/pcs ini terlalu mahal jika tanpa kualitas jelas. Lalu ada cetak dokumen Rp7,2 juta yang tidak jelas jumlah dan jenis. Dan sewa hotel Rp.24 juta, tapi tidak ada info jumlah peserta atau harinya.

“Untuk itu CBA meminta Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi segera melakukan penyelidikan. Sebab Job Fair “Pasti Kerja Expo 2025” di Kabupaten Bekasi itu ada potensi pemborosan atau mark-up di Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi tersebut,” tegasnya. (Supri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung
Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
Diduga Eksploitasi Bantargebang, Pemkot Bekasi Diminta Waspadai Oknum Pemburu Rente
KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi
Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi
Yayasan dan Mitra yang Berafiliasi dengan Mantan Kepala BGN Bakal Diperiksa Kejagung?
SMPN 4 Tambun Selatan Raih Segudang Prestasi, dari Seni hingga Olahraga
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:22 WIB

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:14 WIB

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:03 WIB

Diduga Eksploitasi Bantargebang, Pemkot Bekasi Diminta Waspadai Oknum Pemburu Rente

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:33 WIB

Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:33 WIB

Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi

Berita Terbaru

Ketum PMPRI, Rohimat alias Joker..

Ekonomi & Bisnis

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung

Minggu, 7 Jun 2026 - 09:22 WIB

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat  hendak digelandang ke mobil tahanan.

Ekonomi & Bisnis

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:14 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:17 WIB