Dibutuhkan Polisi yang Merasa Bersama Rakyat

- Penulis

Selasa, 1 Juli 2025 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Polri (Ist)

Logo Polri (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Di tengah tantangan geopolitik, krisis hukum yang berkeadilan, dan ketidakpastian sosial-ekonomi, melalui moment HUT Bhayangkara 79 ini Polri ditantang untuk tidak sekadar hadir sebagai pelindung negara, melainkan pelindung manusia.

“Polri harus mengedepankan pendekatan empati dan perspektif emik dan “rasa” sebagai fondasi utama dari wajah baru kebijakan publik keamanan nasional,” ungkap direktur eksekutif Center for Public Policy Studies Indonesia. (CP2SI) Muhammad M. Said dalam keterangannya yang diterima Mediakarya, Selasa (1/7/2025).

Dirinya juga mengajak agar menjadikan Hari Bhayangkara sebagai pesan batin bagi seluruh insan Polri bahwa keberhasilan institusi ini tak bisa dilepaskan dari dukungan dan kepercayaan publik.

Baca Juga:  Hanif Dhakiri: QRIS Bukan Hanya Alat Pembayaran, Tapi Simbol Kedaulatan Digital Indonesia

“Ketika publik merasa aman dan adil, maka dalam “rasa” aman dan adil itulah Bhayangkara hidup dalam maknanya yang paling hakiki,” katanya.

Menurut dia perspektif Polri yang humanis bukan soal kewenangan, tapi soal keberanian untuk merasa, memahami, dan melindungi, serta menegakkan keadilan dan kenyamanan, serta kebermanfaatan yang lebih luas.

“Sebaai-baik Polri, adalah Insan Polisi yang berani berkata tidak terhadap hal yang bertentang dengan nurani, dan menebar manfaat dengan dengan senyum yang meneduhkan dan uluran tangan yang membimbing di tengah kekeliruan dan kesalahan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung
Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi
Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi
Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka
Yayasan dan Mitra yang Berafiliasi dengan Mantan Kepala BGN Bakal Diperiksa Kejagung?
Bawa Sejumlah Bukti, Korban Penipuan Hanania Travel Datangi Kantor BPKN RI
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:22 WIB

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:14 WIB

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:01 WIB

KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:33 WIB

Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:33 WIB

Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi

Berita Terbaru

Ketum PMPRI, Rohimat alias Joker..

Ekonomi & Bisnis

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung

Minggu, 7 Jun 2026 - 09:22 WIB

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat  hendak digelandang ke mobil tahanan.

Ekonomi & Bisnis

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:14 WIB