Patung Penyu Viral Kembali Mejeng di Palabuhanratu, Tampil Lebih Kokoh Tak Lagi Pakai Kardus

- Editor

Kamis, 3 Juli 2025 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI, Mediakarya – Setelah sempat menghilang dan menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial, patung penyu yang sebelumnya viral karena terbuat dari kardus dan bambu kini kembali menghiasi kawasan Alun-alun Gadobangkong, Jalan Kidang Kencana, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Pada Selasa malam, 1 Juli 2025, patung tersebut kembali dipasang di sudut alun-alun, menghadap langsung ke arah laut pesisir Sukabumi. Kehadirannya kini tampil lebih kokoh dan meyakinkan, menepis berbagai kritik publik yang sempat ramai sebelumnya.

“Sudah dikembalikan ke tempatnya Selasa malam,” ujar Imran Firdaus, perwakilan pihak rekanan proyek, saat diwawancarai Rabu malam (2/7/2025).

Menurut Imran, proses perbaikan patung memakan waktu sekitar satu bulan. Material yang digunakan kali ini jauh lebih solid, yaitu rangka besi, fiberglass, resin, dan lapisan finishing cat. Anggaran pengerjaan disebut sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), yaitu sebesar Rp30 juta.

Sebelumnya, patung ini sempat menuai kritik karena bagian dalam yang jebol memperlihatkan potongan bambu dan kardus. Warganet pun ramai mencemooh penggunaan bahan tersebut, bahkan muncul klaim bahwa proyek itu menelan biaya hingga Rp15 miliar.

Namun, Imran meluruskan isu tersebut. Ia menegaskan bahwa bahan yang terlihat saat rusak hanyalah lapisan pelindung awal sebelum proses finishing. “Yang terlihat saat rusak itu kemungkinan hanya lapisan awal pelindung sebelum finishing,” jelasnya.

Baca Juga:  KKP Kembangkan Fasilitas PPN Pelabuhanratu Genjot Produksi Perikanan

Imran juga mengingatkan bahwa replika penyu ini adalah karya seni, bukan patung beton atau pahatan batu seperti yang diasumsikan banyak orang. Karena itu, bentuk dan strukturnya tidak bisa disamakan dengan monumen konvensional.

“Sekarang sudah diperbaiki total dengan bahan yang lebih kuat dan kokoh,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Imran juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat dan wisatawan untuk ikut menjaga dan merawat ikon ruang terbuka hijau tersebut. Ia menyayangkan beredarnya narasi hoaks yang menyebut pembangunan patung menelan biaya hingga miliaran rupiah tanpa dasar data.

“Cek fakta dulu agar tidak menimbulkan keributan atau merugikan pihak lain. Kami minta agar warga dan kreator konten lebih hati-hati. Jangan sembarangan membuat narasi tanpa fakta yang benar,” tandasnya.

Imran berharap kehadiran kembali patung penyu ini bisa menjadi simbol semangat kolaborasi warga dan pemerintah dalam mempercantik ruang publik. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Alun-alun Gadobangkong sebagai ruang bersama yang bersih, aman, dan berdaya tarik.

“Kalau kita rawat bersama, Alun-alun Gadobangkong bisa menjadi kebanggaan dan simbol positif bagi Palabuhanratu,” pungkasnya. (eka)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Polres Nisel dan Pemcam Onolalu Gotong Royong Perbaiki Jembatan Sungai Demba
Dana Revitalisasi SMAN 2 Mazo Cair Rp600 Juta Jadi Sorotan
Bhabinkamtibmas Bukan Cuma Hadir, Tapi Harus Selesaikan Masalah Warga
Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas
Kapolres Nias Selatan Terima Audensi Dari Perwakilan GMNI
Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin
80 Pelaku Ekonomi Kreatif Aceh Utara Didorong Naik Kelas Lewat Ruang Kreatif Merah Putih
Keterangan Kontradiktif, Cabdisdik Wilayah XIV Bantah Beri Tugas Luar Kepala SMAN 2 Mazo

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:10 WIB

Polres Nisel dan Pemcam Onolalu Gotong Royong Perbaiki Jembatan Sungai Demba

Jumat, 25 September 2026 - 10:07 WIB

Dana Revitalisasi SMAN 2 Mazo Cair Rp600 Juta Jadi Sorotan

Kamis, 24 September 2026 - 11:02 WIB

Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas

Kamis, 24 September 2026 - 10:48 WIB

Kapolres Nias Selatan Terima Audensi Dari Perwakilan GMNI

Rabu, 23 September 2026 - 11:01 WIB

Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin

Berita Terbaru

Daerah

Dana Revitalisasi SMAN 2 Mazo Cair Rp600 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:07 WIB