SUKABUMI, Mediakarya — Ketua KONI Kabupaten Sukabumi, Sirojudin, resmi melepas tim bola voli putra dan putri beserta pelatih serta official untuk berlaga di Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2025. Acara pelepasan berlangsung di Aula Prestasi Kantor KONI Kabupaten Sukabumi, Komplek Gelanggang Pemuda Cisaat, Minggu pagi (10/8/2025).
BK Porprov Jabar 2025 akan digelar di GOR Patriot, Kota Bekasi, mulai 11 Agustus 2025. Pelepasan atlet dihadiri Ketua KONI Kabupaten Sukabumi, Ketua PBVSI Kabupaten Sukabumi M. Ikhsan, para pelatih, manajer tim, official, serta jajaran pengurus KONI.
Dalam sambutannya, Sirojudin optimistis tim bola voli Kabupaten Sukabumi mampu meraih hasil terbaik.
“Saya melihat kekuatan dan semangat para atlet, sehingga saya yakin tim Kabupaten Sukabumi akan tampil maksimal di BK Porprov di Bekasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, ajang ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga menjaga citra dan nama baik daerah. Menurutnya, kemenangan harus diraih dengan cara yang terhormat dan menjunjung tinggi sportivitas.
Sirojudin menambahkan, target awal adalah memastikan tim lolos kualifikasi. “Seluruh atlet harus berjuang sekuat tenaga dan fokus pada pertandingan. Kita berharap hasil terbaik, yaitu lolos ke Porprov Jabar 2025,” katanya.
Pembagian Grup
Tim putra tergabung di Wilayah 2 bersama Kota Depok, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kota Banjar, dan Kabupaten Ciamis. Sementara tim putri berada satu grup dengan Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kota Depok.
Ketua PBVSI Kabupaten Sukabumi, M. Ikhsan, menegaskan bahwa target untuk tim putra adalah menjadi juara grup dan lolos kualifikasi, sedangkan tim putri juga diharapkan mampu bersaing dan meraih tiket ke Porprov.
Untuk komposisi pemain, tim putri seluruhnya dihuni debutan baru hasil binaan klub-klub anggota PBVSI Kabupaten Sukabumi. Sementara tim putra diperkuat kombinasi pemain senior—seperti Nouval yang pernah tampil di Porprov Jabar 2022—dan pemain muda seperti Aldi.
Ikhsan berharap seluruh atlet tampil maksimal, menunjukkan keterampilan dan kekompakan tim di lapangan.
“Tim putra sudah benar-benar siap. Untuk tim putri, meski berisi pemain baru, mereka punya potensi bersaing dan peluang lolos,” ujarnya. (eka)










