Zara Adhisty Debut di Sinetron “Beri Cinta Waktu” SCTV, Ungkap Tantangan dan Cerita Seru di Balik Layar

- Editor

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Aktris muda berbakat Zara Adhisty resmi menandai langkah baru dalam karier aktingnya lewat sinetron “Beri Cinta Waktu” yang tayang setiap hari di SCTV. Setelah sukses membintangi sejumlah film dan miniseri populer, kini mantan member JKT48 (2016–2019) itu menjajal dunia sinetron stripping untuk pertama kalinya.

Dalam wawancara eksklusif via Zoom, Zara mengaku debut di sinetron menjadi pengalaman baru yang penuh tantangan.

“Kalau dibilang menantang, semua proyek akting pasti menantang, baik film, series, maupun sinetron. Tapi di sinetron itu ritmenya cepat banget. Kita harus bisa baca satu naskah tebal dalam waktu singkat dan langsung hafal dialog,” ujar Zara.

Meski begitu, bintang kelahiran 21 Juni 2003 ini mengaku menikmati setiap proses syutingnya.

“Yang paling aku suka, suasananya ringan dan menyenangkan. Jadi walau capek, tetap terasa fun karena kita bisa banyak improvisasi dan tertawa bareng tim,” tambahnya dengan senyum.

Sebagai pemain baru di sinetron stripping, Zara tak menampik bahwa dirinya masih beradaptasi.

“Butuh waktu buat terbiasa. Kadang masih suka lupa dialog kalau adegannya panjang banget. Tapi itu bagian dari proses belajar, dan aku senang bisa tantang diri sendiri di sini,” ungkap aktris yang kini berusia 22 tahun itu.

Dalam sinetron produksi SinemArt ini, Zara berperan sebagai Adila, seorang sekretaris muda yang kehidupannya berubah total setelah kehilangan adik kesayangannya, Kamal, akibat kecelakaan tragis. Sejak itu, Adila harus menghadapi rasa bersalah dan trauma mendalam, terutama karena kecelakaan tersebut melibatkan Trian (diperankan Yesaya Abraham), teman sekelasnya yang diam-diam menaruh hati padanya.

Baca Juga:  KPI Diminta Tinjau Program Acara TV Sebelum Tayang

Selain Yesaya, sinetron ini juga dibintangi Rayn Wijaya sebagai Rama, seorang dokter yang memiliki kedekatan emosional dengan Adila. Chemistry antara ketiganya pun menjadi magnet tersendiri bagi penonton.

Sejak tayang perdana pada 16 Oktober 2025, “Beri Cinta Waktu” sudah berhasil menarik perhatian publik dengan alur yang emosional dan konflik percintaan yang intens. Sinetron ini bahkan memunculkan dua kubu penggemar di media sosial: “Tim Dokter” yang mendukung Rama (Rayn Wijaya), dan “Tim CEO” yang menjagokan Trian (Yesaya Abraham).

Kedua karakter pria ini memiliki latar belakang dan kepribadian yang berbeda, namun sama-sama berjuang mendapatkan hati Adila. Persaingan keduanya membuat penonton terus penasaran dengan arah kisah cinta Zara di layar kaca.

Sinetron “Beri Cinta Waktu” kini sudah memasuki episode keenam dan terus menghadirkan konflik yang makin menarik setiap harinya. Penonton bisa menyaksikan kisah cinta, luka batin, dan perjuangan Adila menemukan makna waktu dan cinta sejati setiap hari pukul 18.20 WIB di SCTV.

Dengan jalan cerita yang emosional, sinematografi yang indah, serta akting kuat dari para pemain muda berbakat, “Beri Cinta Waktu” menjadi salah satu sinetron terbaru SCTV 2025 yang wajib ditonton. (adt)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kisah Meganatasya, Remaja Bisu-Tuli Asal Bali yang Bintangi Film Inklusif Terangku Dalam Gelapku
Dukung KPK Usut Kasus Suap di ATR/BPN,  BPKN Imbau Penegakan Hukum Jangan Berhenti di Hilir
Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK, Konstelasi Politik Jelang Musda Golkar Kota Bekasi Berubah
Jadi Peran Guru di Film ‘Ageman’, Kadis PPPA Lampung Soroti Bahaya Bullying 
Politisi NasDem: Korban Keracunan MBG Harus Dapat Penanganan Medis Tuntas dan Berkelanjutan
Pernyataannya Kerap Kontroversi, KDM Diminta Tidak Bicara di Luar Bidang yang Dipahami
Rudy Irawan, Dosen UIN yang Totalitas Memerankan Karakter Antagonis Intoleran di Film Edukasi ‘Ageman’
Berseloroh Eksploitasi Tubuh Perempuan, KDM Dituding Pejabat Krisis Moral dan Miskin Adab

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 08:42 WIB

Kisah Meganatasya, Remaja Bisu-Tuli Asal Bali yang Bintangi Film Inklusif Terangku Dalam Gelapku

Selasa, 15 September 2026 - 18:29 WIB

Dukung KPK Usut Kasus Suap di ATR/BPN,  BPKN Imbau Penegakan Hukum Jangan Berhenti di Hilir

Senin, 14 September 2026 - 23:27 WIB

Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK, Konstelasi Politik Jelang Musda Golkar Kota Bekasi Berubah

Minggu, 13 September 2026 - 08:10 WIB

Jadi Peran Guru di Film ‘Ageman’, Kadis PPPA Lampung Soroti Bahaya Bullying 

Rabu, 9 September 2026 - 14:39 WIB

Politisi NasDem: Korban Keracunan MBG Harus Dapat Penanganan Medis Tuntas dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB