Jelang Musda KNPI Tokoh Pemuda Kota Sukabumi Gelar Silaturahmi, Sampaikan Pernyataan Sikap

- Editor

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para mantan ketua, mantan pengurus, serta pimpinan OKP lintas periode

Para mantan ketua, mantan pengurus, serta pimpinan OKP lintas periode

SUKABUMI, Mediakarya – Sejumlah tokoh pemuda lintas generasi di Kota Sukabumi menggelar silaturahmi dan konsolidasi kebangsaan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (MUSDA) KNPI Kota Sukabumi ke–16. Pertemuan ini digagas oleh Melan Maulana, Ketua KNPI Kota Sukabumi periode 2017–2020, bersama H. Hendi Wiryadi (Comen) selaku Wakil Ketua DPD KNPI Jawa Barat.

Silaturahmi yang berlangsung pada Jumat malam (12/12/2025) ini dihadiri oleh para mantan ketua, mantan pengurus, serta pimpinan OKP lintas periode yang selama ini aktif mengawal perjalanan organisasi kepemudaan di Kota Sukabumi.

Tokoh yang hadir dalam pertemuan:

1. H. Charly Dahlan – Mantan Ketua KNPI Kota Sukabumi
2. H. Agus Santosa – Mantan Ketua KNPI Kota Sukabumi
3. Yudi Nugraha – Mantan Sekretaris KNPI Kota Sukabumi
4. H. Salman Faisal – Pengurus DPD KNPI Jawa Barat

Mantan Pengurus KNPI Kota Sukabumi dan Pimpinan OKP:

5. Ambu Ratna Istianah
6. Didin Djalaludin
7. Agus Syarifudin
8. Rahmat Sulaeman
9. Hafidz Sutansah
10. Ust. Baden Badrudin
11. H. Kuswandi
12. Erna Narulita
13. Eka Zulkarnaen
14. Nandar Sudrajat

Pernyataan Sikap: Jaga Persatuan dan Marwah KNPI

Dalam forum yang berlangsung hangat dan kondusif tersebut, para tokoh pemuda kemudian menyampaikan Pernyataan Sikap Eksponen Pemuda Kota Sukabumi terkait dinamika kepemudaan menjelang MUSDA KNPI yang akan diselenggarakan oleh KNPI Caretaker pada Hari/Tanggal: Sabtu, 13 Desember 2025 bertempat: Hotel Fress, Kota Sukabumi

Para tokoh menilai penting untuk menjaga situasi yang kondusif dan mengedepankan etika berorganisasi di tengah dinamika internal yang muncul.

Baca Juga:  Gus Muhaimin Minta Nadiem Makarim Percepat Tuntaskan 3 Juta Warga Buta Aksara

Isi pokok Pernyataan Sikap Eksponen Pemuda Kota Sukabumi antara lain:

1. KNPI merupakan wadah strategis pemuda yang harus dijaga sebagai ruang kaderisasi, pembelajaran kepemimpinan, dan konsolidasi organisasi kepemudaan di Kota Sukabumi.

2. Perbedaan pendapat adalah hal wajar, namun setiap agenda organisasi wajib mengacu pada AD/ART, Peraturan Organisasi, dan mekanisme musyawarah yang konstitusional.

3. Para tokoh menyatakan bersikap netral dan tidak mendukung ataupun menolak pihak manapun dalam proses MUSDA.

4. Imbauan kepada seluruh pemuda dan OKP untuk menjaga suasana kondusif dan menghindari pernyataan yang dapat memperuncing perbedaan.

5. Memperkuat komunikasi antara OKP/KNPI dengan Pemerintah Daerah agar dinamika kepemudaan dapat dikelola secara terbuka dan konstruktif.

6. Setiap persoalan harus diselesaikan melalui dialog, bukan konflik, dengan mengutamakan kepentingan pemuda Kota Sukabumi secara menyeluruh.

Seruan Menjaga Keutuhan KNPI

Dalam penutup pernyataannya, para tokoh pemuda menegaskan bahwa:

“Persatuan, kedewasaan, dan kematangan berorganisasi adalah modal utama gerakan pemuda. KNPI akan tetap relevan apabila dijaga sebagai ruang kaderisasi dan pengabdian, bukan sebagai sumber perpecahan.” ujar Melan Maulana.

Mereka juga menekankan pentingnya kembali pada semangat Deklarasi 1973, bahwa KNPI harus tetap satu dan tidak terpecah belah.

“Kami berharap komitmen Deklarasi 1973 tidak hanya menjadi slogan, melainkan benar-benar diimplementasikan. KNPI wajib tetap menjadi rumah besar pemuda.” tegasnya

Silaturahmi ini menjadi momentum untuk menguatkan kembali soliditas pemuda Kota Sukabumi dan memastikan MUSDA KNPI berjalan secara demokratis, konstitusional, dan bermartabat.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Negara Harus Hadir Lindungi 233 Ribu Anggota KSP Kopdit Swastika Sari NTT
Jangan Umumkan Kebijakan Mentah, Legislator Ini Desak Prabowo Benahi 3 Program Dinilai Bermasalah
Ketua Komisi III: RUU Perampasan Aset Harus Seimbangkan Pemulihan Aset dan Hak Konstitusional Warga
Wacana Pansus Hak Angket Ijazah Gibran Bergulir di Senayan
Golkar Dukung Prabowo 2029 Cawapresnya Belakangan
DPR Minta Akses Pendidikan Merata dan Berkualitas Mendukung Penuh Masyarakat
Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Sepakat Dukung Batas Parlemen 5 Persen
Berpeluang Jadi PNS, Status Guru PPPK dari Darah akan Ditarik ke Pusat

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Negara Harus Hadir Lindungi 233 Ribu Anggota KSP Kopdit Swastika Sari NTT

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Jangan Umumkan Kebijakan Mentah, Legislator Ini Desak Prabowo Benahi 3 Program Dinilai Bermasalah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Ketua Komisi III: RUU Perampasan Aset Harus Seimbangkan Pemulihan Aset dan Hak Konstitusional Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Wacana Pansus Hak Angket Ijazah Gibran Bergulir di Senayan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:37 WIB

Golkar Dukung Prabowo 2029 Cawapresnya Belakangan

Berita Terbaru