Pasien RS Hermina Grand Wisata Bekasi Diduga Alami Malapraktik Usai Operasi Cabut Gigi

- Editor

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pasien justru mengalami cedera serius setelah menjalani operasi cabut gigi.

Seorang pasien justru mengalami cedera serius setelah menjalani operasi cabut gigi.

KABUPATEN BEKASI, Mediakarya – Dugaan malapraktik terjadi di Rumah Sakit Hermina Grand Wisata, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Seorang pasien justru mengalami cedera serius setelah menjalani operasi cabut gigi.

Lilis Sumarnah, pasien yang menjalani operasi cabut gigi pada 23 Desember 2025 lalu, mengaku mengalami sejumlah cedera pascaoperasi. Dia mengeluhkan adanya kebocoran di bagian kepala, lebam pada mata, dan patah tulang klavikula (selangka).

“Saya operasi cabut gigi dengan bius total. Selesai operasi, justru kepala bocor, mata lebam, dan tulang selangka patah,” ujar Lilis kepada awak media, Selasa (13/1/2026).

Lilis menuturkan, awalnya dia mendapatkan rujukan dari klinik untuk melakukan operasi cabut gigi di RS Hermina Grand Wisata. Karena meyakini fasilitas rumah sakit tersebut memadai, dia pun memutuskan menjalani operasi di sana. “Bukannya gigi sembuh, keluar dari RS malah jadi sakit begini,” ungkap Lilis dengan nada sedih.

Baca Juga:  Dakwah di Medsos Perlu Kedepankan Konten Keagamaan yang Toleran

Dia juga mengungkapkan pihak keluarganya telah meminta rekaman CCTV saat operasi berlangsung. Namun, pihak rumah sakit tidak bersedia membuka data rekaman tersebut.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Edison SH, mengatakan kejadian ini mengindikasikan adanya kelalaian dari pihak rumah sakit. Pihaknya telah melakukan konfirmasi agar masalah ini dapat terungkap secara jelas.

“Hari ini kami mengonfirmasi ke pihak manajemen RS (Hermina Grand Wisata Bekasi) agar masalah ini terang benderang. Namun, pihak RS belum berani memberikan penjelasan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Peristiwa ini berpotensi berdampak hukum, baik secara pidana maupun perdata,” tutup Edison.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak RS Hermina Grand Wisata belum memberikan penjelasan resmi terkait dugaan malapraktik tersebut. (Supri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ketum LPKAN Apresiasi Gebrakan Kapolri Jenderal Suyudi: Agresif Berantas Narkoba dan Pelototi APBD
Pakar Imbau Elit Golkar Responsif Sikapi Wacana Eksodus Kader di Jabar
MBG Dengan Sistem Prasmanan, Terobosan Atau Pemborosan?
Warga Sekitar TPST Bantargebang Protes Sumur Artesis Rusak, Tuntut Perbaikan dan Minta Bantuan Air Bersih
DNIKS Dorong Anak Disabilitas Tunjukkan Potensi Lewat Gerak Inklusif 2026
Pansel Godok 4 Nama Calon Sekda Kota Bekasi, Isu Kekerabatan dengan Wali Kota Mencuat
Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Ketum LPKAN Apresiasi Gebrakan Kapolri Jenderal Suyudi: Agresif Berantas Narkoba dan Pelototi APBD

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Pakar Imbau Elit Golkar Responsif Sikapi Wacana Eksodus Kader di Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:37 WIB

MBG Dengan Sistem Prasmanan, Terobosan Atau Pemborosan?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Warga Sekitar TPST Bantargebang Protes Sumur Artesis Rusak, Tuntut Perbaikan dan Minta Bantuan Air Bersih

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:05 WIB

DNIKS Dorong Anak Disabilitas Tunjukkan Potensi Lewat Gerak Inklusif 2026

Berita Terbaru