Didaulat Jadi Ketum Partai Gerakan Rakyat, Analis Ini Apresiasi Sahrin Hamid Mundur dari Komisaris Jakpro

- Editor

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Analis Institute for Public Policy Studies (IPPS) Indonesia, Yusuf Blegur, mengapresiasi keputusan Sahrin Hamid mundur dari Komisaris Jakpro. Langkah itu diambil setelah Sahrin menduduki jabatan Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat (PGR).

Menurut Yusuf,  langkah Sahrin Hamid mundur dari Komisaris Jakpro, sejatinya menjadi pembuktian tidak semua pemimpin, tidak semua pejabat dan tidak semua pengurus partai politik miskin ahlak

“Ini merupakan langkah awal yang elegan dan terhormat. Syahrin Hamid dan Partai Gerakan Rakyat telah menjadi anomali dari perasaan skeptis dan apriori rakyat terhadap realitas kepemimpinan dan partai politik yang ada selama ini,” ungkap Yusuf dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/1/2026).

Mantan aktivis 98 ini menliai Partai Gerakan Rakyat melalui Ketua Umumnya Syahrin Hamid, telah memulai kultur baru partai politik yang mengedepankan kepemimpinan berkarakter adab.

“Ini menjadi indikator kelahiran Partai Gerakan Rakyat yang memaknai partai politik bukan soal kekuasaan semata, tujuan jabatan dan meraih kekayaan,” tegas Yusuf.

Baca Juga:  Kelompok Sengkuni Pembungkam Hak Publik di Lingkaran Pemerintahan Kota Bekasi

Kepemimpinan, terlebih dalam partai politik bukan hanya sekedar menampilkan wajah organisasi. Ia juga menjadi keteladanan pikiran, sikap dan tindakan dari kesadaran kehidupan yang memaknai prinsip-prinsip konstitusi dan demokrasi yang sesungguhnya.

“Sekali lagi, Keputusan Syahrin Hamid dalam kapasitas Ketum Umum Partai Gerakan Rakyat yang mundur dari jabatan Komisaris Jakpro-BUMD milik Pemprov Jakarta, membuktikan bukan hanya kesanggupan menghindari “conflict of interest” sebagai pejabat publik,” jelas Yusuf.

Lebih dari itu, seorang Syahrin Hamid telah membuka asa dan semangat kelahiran baru budaya politik yang sehat dan bermartabat dalam iklim partai politik di Indonesia.

“Semangat berjuang dan semangat menyelami sanubari rakyat Indonesia pada Syahrin Hamid dan Partai Gerakan Rakyat,” pungkas Yusuf. (EDR)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi
Dugaan Pungli Pengaktifan Dapur MBG Merajalela, BPKN-RI Minta Kepala BGN Tindak Tegas Oknum
IPPS Kritisi Cara KDM Tegur Camat Coblong Kota Bandung
HIKSEMI Tawarkan Storage AI Berkecepatan 13.000 MB/s untuk Data Center dan Enterprise
Kartu Merah untuk Korps Adhiyaksa, IPPS Indonesia: Saatnya Kajagung Bersih-bersih Total
Ajukan Praperadilan, Febrie Adriansyah Dituding Tengah Berupaya Lepas dari Jerat Hukum
Komisi III DPR Kebut RUU Perampasan Aset, Koruptor Mulai Ketar-Ketir
PLN UID Jakarta Raya Borong Predikat Platinum Indonesia Green Awards 2026 Lewat Konservasi Pulau Sabira

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Dugaan Pungli Pengaktifan Dapur MBG Merajalela, BPKN-RI Minta Kepala BGN Tindak Tegas Oknum

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:37 WIB

IPPS Kritisi Cara KDM Tegur Camat Coblong Kota Bandung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:35 WIB

HIKSEMI Tawarkan Storage AI Berkecepatan 13.000 MB/s untuk Data Center dan Enterprise

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Kartu Merah untuk Korps Adhiyaksa, IPPS Indonesia: Saatnya Kajagung Bersih-bersih Total

Berita Terbaru

KDM saat menegur Camat Coblong Kota Bandung (Foto: ist)

Headline

IPPS Kritisi Cara KDM Tegur Camat Coblong Kota Bandung

Jumat, 7 Agu 2026 - 15:37 WIB