Warga Keluhkan Trotoar Jalan Beralih Fungsi Jadi Lokasi Pembuangan Sampah Liar

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keberadaan trotoar jalan yang berubah fungsi menjadi lokasi pembuangan sampah liar.

Keberadaan trotoar jalan yang berubah fungsi menjadi lokasi pembuangan sampah liar.

KOTA BEKASI, Mediakarya – Sejumlah warga yang melintas di Jalan Baru, Bekasi Timur Kota Bekasi, mengeluhkan keberadaan trotoar jalan yang berubah fungsi menjadi lokasi pembuangan sampah liar. Meskipun kerap dibersihkan oleh petugas kebersihan dari UPTD Kebersihan Bekasi Timur setiap harinya, namun sampah tersebut kembali muncul setiap pagi

Hardoko Siwi, warga yang sering melintas di lokasi tersebut mengeluhkan pemandangan yang kurang sedap setiap pagi ketika dirinya berangkat kerja dan melintas di jalan tersebut.

“Setiap pagi kalau mau berangkat kerja, pemandangannya selalu sama, sampah menumpuk di trotoar jalan. Meskipun langsung diangkut oleh petugas, namun keesokan harinya begitu lagi,” keluh Hardoko, Sabtu (14/3/2026).

Lanjut Hardoko, selain itu, keberadaan trotoar jalan yang seharusnya berfungsi sebagai sarana bagi pejalan kaki, tidak tampak karena kerap digantikan oleh tumpukan sampah.

“Itu kan posisinya diatas trotoar jalan, seharusnya dipergunakan untuk pejalan kaki, tapi berubah untuk tempat sampah liar,” katanya sambil mengerutkan dahi.

Sementara itu, salah seorang anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hj. Evi Mafriningsianti menanggapi langsung keluhan warga tersebut. Dirinya mengatakan, kehadiran TPS liar sering muncul karena mata rantai pengelolaan sampah tidak lengkap.

Baca Juga:  Jakarta Bangun Fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi RDF di Rorotan, Salah Satu yang Terbesar di Dunia

“Misalnya saja tidak ada TPS resmi yang cukup dekat, jadwall angkut tidak pasti. Maka solusinya adalah menambah TPS resmi atau legal atau TPS3R dititik rawan, jadwal pengangkutan pasti dan diumumkan,” paparnya.

Selain itu, kata dia, gunakan juga pendekatan perilaku dimana TPS liar adalah prilaku sosial yang sudah terbentuk, sehingga membutuhkan strategi berupa edukasi terhadap warga setempat dengan program bank sampah atau sedekah sampah.

“Perlu dilakukan edukasi yang masif terhadap warga terkait program bank sampah atau lain sebagainya untuk pencegahannya,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut dirinya juga mengatakan bahwa TPS liar biasanya muncul di lahan kosong, sudut jalan atau bawah flyover jalan.

“Ubah lokasi tersebut menjadi taman, misalnya saja pasang mural atau pagar, pasang CCTV dititik rawan, jadikan ruang aktivitas dan lain sebagainya yang memiliki nilai kebermanfaatan,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga meminta agar penegakan hukum mulai dari penertiban, tetap penting dilakukan tetapi harus konsisten dan terlihat.

“Berikan denda administeraif, operasi gabungan Satpol PP, Dinas LH dan stakeholder lainnya, lalu bagi pelaku pembuang sampah liarnya publikasi penindakan (Shock Effect),” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Peringatan May Day 2026, Mbak Yuke Pastikan DPRD Akan Arahkan Kebijakan Anggaran Agar Lebih Berpihak Pada Buruh
Pakar Lingkungan Hidup Ini Kritik soal Tata Kelola Sampah di Tangsel
Tak Lagi Kesulitan Air, Warga Semanan Kini Nikmati Layanan Dari IPA Portabel PAM JAYA
Pasokan Beras Jakarta Aman Terkendali, Food Station Pastikan Harga Stabil
Kegiatan Donor Darah Disambut Antusias, Bank Jakarta Satukan Kepedulian Bersama PWI Jaya dan PMI DKI
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI 
Gelar XPORIA 2026, Bank Jakarta Bangun Ekosistem Ekonomi Terintegrasi Berbasis Kolaborasi
Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026, Dorong Transformasi dari Bank Daerah Jadi Orkestrator Ekonomi Ibu Kota
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:21 WIB

Peringatan May Day 2026, Mbak Yuke Pastikan DPRD Akan Arahkan Kebijakan Anggaran Agar Lebih Berpihak Pada Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:40 WIB

Pakar Lingkungan Hidup Ini Kritik soal Tata Kelola Sampah di Tangsel

Rabu, 29 April 2026 - 21:04 WIB

Tak Lagi Kesulitan Air, Warga Semanan Kini Nikmati Layanan Dari IPA Portabel PAM JAYA

Selasa, 28 April 2026 - 09:14 WIB

Pasokan Beras Jakarta Aman Terkendali, Food Station Pastikan Harga Stabil

Senin, 27 April 2026 - 10:19 WIB

Kegiatan Donor Darah Disambut Antusias, Bank Jakarta Satukan Kepedulian Bersama PWI Jaya dan PMI DKI

Berita Terbaru

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur wilayah Kota Bekasi-Jawa Barat yang menyebabkan korban meninggal dan luka. Peristiwa memilukan yang terjadi pada 27 April 2026

Headline

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Reshuffle Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran (Foto: Int)

Headline

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus (Foto: Mediakarya)

Ekonomi & Bisnis

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB