Mensos, Kota Dan Kabupaten Harus Punya Gedung Permanen Untuk Sekolah Rakyat

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen PBNU Saifullah Yusuf

Sekjen PBNU Saifullah Yusuf

KOTA BEKASI, Mediakarya – Kementerian Sosial mentargetkan peningkatan jumlah siswa Sekolah Rakyat (SR) pada tahun depan. Hal ini dikatakan Menteri Sosial, Saifullah Yusuf saat memberikan pelatihan Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) di Kota Bekasi, pada Rabu 6 Mei 2026.

“Dari sisi jumlah siswa terdapat peningkatan dua kali lipat. Saat ini jumlahnya lebih dari 15 ribu siswa, dan ke depan ditargetkan sekitar 32 ribu siswa,” katanya kepada media.

Peserta didik tersebut mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA. Sebagian akan menggunakan gedung permanen yang telah selesai dibangun, sementara sebagian lainnya masih menggunakan gedung sementara.

“Terkait pembangunan, sesuai arahan Presiden, diharapkan setiap kabupaten/kota memiliki satu gedung permanen Sekolah Rakyat,” ungkap Gus Ipul.

Mensos menambahkan, Seiring dengan penambahan lokasi penyelenggaraan, tentu akan ada penambahan sumber daya manusia. Ini mencakup guru, wali asrama, serta tenaga kependidikan lainnya.

Baca Juga:  OJK Catat total Penghimpunan Dana di Pasar Modal Capai Rp273,9 Triliun

 

“Tenaga pendukung seperti pustakawan, petugas keamanan, dan petugas kebersihan juga akan ditambah sesuai kebutuhan,” imbuhnya.

Gus Ipul juga menjelaskan bahwa setiap tahunnya secara rutin terus diadakan evaluasi terhadap Sekolah Rakyat. Selain itu, terdapat satuan tugas (Satgas) yang melakukan evaluasi setiap bulan.

Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekurangan dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

“Program ini bersifat dinamis, sehingga setiap tantangan dan hambatan akan diatasi dengan mencari solusi yang tepat,” pungkasnya.

Kekurangan yang ditemukan, baik dari sisi SDM maupun sarana prasarana, akan segera dilengkapi dengan tetap mengedepankan tata kelola yang baik.(Mae)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Banyak Keluhan, PRJ Harus Dievaluasi Secara Menyeluruh
Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Gubernur Pramono Kembalikan Marwah PRJ
Pemkot Masih Ragu Dengan Tindakan Tegas, Tanggul GGC Tetap Berdiri
HUT Ke 499 Tahun, Jakarta Siap Terbang Menjadi Kota Global
HUT Jakarta ke 499, Gubernur Pramono Beberkan Keberhasilan di Depan DPRD
Tri Tanggapi Seringnya Gangguan Listrik Di Kota Bekasi
Interpol Polri Berhasil Pulangkan Buronan Red Notice Dari Maroko
TP PKK Jakarta dan PAM JAYA Gratiskan Khitan untuk 2.000 Anak di Momen HUT Jakarta ke-499
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:32 WIB

Banyak Keluhan, PRJ Harus Dievaluasi Secara Menyeluruh

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:02 WIB

Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Gubernur Pramono Kembalikan Marwah PRJ

Senin, 22 Juni 2026 - 19:52 WIB

HUT Ke 499 Tahun, Jakarta Siap Terbang Menjadi Kota Global

Senin, 22 Juni 2026 - 17:24 WIB

HUT Jakarta ke 499, Gubernur Pramono Beberkan Keberhasilan di Depan DPRD

Senin, 22 Juni 2026 - 14:48 WIB

Tri Tanggapi Seringnya Gangguan Listrik Di Kota Bekasi

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Amir Hamzah menyoroti PRJ. (Foto: dri)

DKI

Banyak Keluhan, PRJ Harus Dievaluasi Secara Menyeluruh

Selasa, 23 Jun 2026 - 15:32 WIB