Warga dan Sopir Truk Sampah Keluhkan Kemacetan Parah di Pertigaan Akses TPA Burangkeng

- Editor

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemacetan parah sepanjang sekitar dua kilometer terjadi di titik pertigaan Jalan Burangkeng Setu yang menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Rabu (6/5/2026).

Kemacetan parah sepanjang sekitar dua kilometer terjadi di titik pertigaan Jalan Burangkeng Setu yang menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Rabu (6/5/2026).

BEKASI, Mediakarya – Kemacetan parah sepanjang sekitar dua kilometer terjadi di titik pertigaan Jalan Burangkeng Setu yang menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Rabu (6/5/2026). Kondisi ini dikeluhkan berbagai pihak, mulai dari warga yang melintas menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi, hingga sopir truk sampah yang turut terdampak antrean panjang di TPA Burangkeng.

Kemacetan diduga dipicu oleh dua faktor utama, yakni penyempitan jalan di titik pertigaan dan antrean kendaraan yang menuju TPA Burangkeng. “Macetnya parah, udah hampir dua kilometer. Mau lewat aja susah, padahal ini jalan yang saya lewati setiap hari,” ujar seorang warga yang melintas di lokasi.

Di tengah kepadatan lalu lintas yang terjadi, muncul pula sebuah insiden. Sebuah truk berukuran besar menyenggol tembok rumah warga yang berada di sekitar Jalan Burangkeng Setu.

“Truk besar maksa lewat, akhirnya nyenggol tembok rumah orang. Kalau dibiarkan terus seperti ini, bisa bahaya,” kata warga lainnya yang menyaksikan kejadian tersebut.

Baca Juga:  Gubernur Ganjar Tolak Komentari Soal Hasil Survei Pilpres

Warga pun menyuarakan harapannya agar pihak UPTD TPA Burangkeng tidak tinggal diam. Mereka meminta agar petugas turut aktif mengatur lalu lintas di titik pertigaan Jalan Burangkeng Setu, sehingga kemacetan serupa tidak kembali terulang. “Jangan sampai warga yang mau aktivitas sehari-hari malah terhambat terus,” tegasnya.

Di samping itu, panjangnya antrean kendaraan di Jalan Burangkeng Setu tak lepas dari kondisi di dalam TPA Burangkeng sendiri.

Asep, salah seorang sopir truk sampah, mengungkapkan bahwa antrean panjang terjadi karena keterbatasan titik pembuangan di dalam TPA. “Buangan di TPA cuma satu, infonya alasannya karena (keterbatasan) BBM,” ujarnya.

Akibat kondisi tersebut, tambah Asep, para sopir truk sampah terpaksa mengantre berjam-jam di lokasi, bahkan ada yang harus menginap di TPA Burangkeng. (Pri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Negara Darurat Cognitif Reselience
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto
Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka
Haidar Alwi: Legacy Listyo Sigit Jadi Fondasi Strategis Akselerasi Kepemimpinan Suyudi Ario Seto
Buntut Temuan Hunian Mewah di Lapas, Kemenimipas Pecat Kalapas Cibinong dan Sanksi 16 Pegawai
Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’
Dinilai Bermasalah, Prabu Peduli Lingkungan dan Warga Minta Proyek Pemprov Jabar di TPA Burangkeng Dihentikan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Negara Darurat Cognitif Reselience

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Haidar Alwi: Legacy Listyo Sigit Jadi Fondasi Strategis Akselerasi Kepemimpinan Suyudi Ario Seto

Berita Terbaru