Kasus Sengketa Tanah di Kampung Sawah Ciputat Berakhir dengan Kesepakatan Van Dading

- Editor

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses mediasi yang bearkhir dengan damai

Proses mediasi yang bearkhir dengan damai

TANGERANG SELATAN, Mediakarya  – Kasus sengketa tanah warga Kampung Sawah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, dengan nomor girik 1110 tahun 1976, antara ahli waris Jamin bin Tohir atau Jamin bin Tasa, dengan perusahaan pengembang perumahan PT Citra Garden Bintaro, akhirnya berakhir dengan damai.

Kuasa hukum ahli waris Jamin bin Tohir, Faris Rizki Azharuddin, S.H.,M.H, CPM., mengaku bahwa perselisihan kepemilikan lahan antara ahli waris Jamin dengan Land Owner dan perusahaan pengembang perumahan PT Citpa Garden Bintaro, telah berakhir dengan kesepakatan van dading.

“Alhamdulillah saya selaku kuasa hukum dari ahli waris Jamin bin Tohir telah menyelesaikan perkara sengketa lahan ini dengan Owner dan perusahaan pengembang perumahan PT Citpa Garden Bintaro, berakhir dengan mediasi musyawarah kekeluargaan atau van dading. Dan keduanya telah bersepakat menandatanganinya,” ungkap Faris dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/8/2024).

Menurut Faris, akte van dading tersebut dimuat dalam nota perdamaian yang di daftarkan di Pengadilan Negeri Kota Tangerang Selatan.

Baca Juga:  SPPG Polri Di Bekasi Mulai Uji Coba MBG

“Kenapa kita lebih memilih dengan kesepakatan van dading, karena dalam penyelesaikan sengketa berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) nomor 1 Tahun 2016 dan Permenag 11 Tahun 2016 yang dinilai regulasi tersebut efektif namun dalam realitanya perlu diimplementasi sebagai upaya penyelesaian sengketa tanah yang kerap terjadi di tengah masyarakat,” katanya

“Dan alhamdulillah untuk sengketa tanah di kampung sawah ini kita berhasil menyelesaikan di tingkat Kelurahan dengan proses hukum non litigasi (Peradilan). Dan semua pihak telah menerima hak dan kewajibannya,” imbuh Faris.

Faris mengungkapan, dalam kesepakatan van dading tersebut pihak Land Owner menyepakati mengganti untung dari tanah ahli waris Jamin bin Tohir.

“Para pihak tidak kebertan dengan kesepakatan van dading tersebut. Dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kelurahan kampung sawah lama yang berhail memfasilitasi mediasi ini sehingga kasus ini tidak lagi menjadi polemik, antara perusahaan maupun ahli waris,” pungkas Faris.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dua Kontingan Muaythai Kota Bekasi Lolos Final, Gasak Kabupaten Bekasi Dan Depok
Atlit Nasional Peraih Emas PON Di KO Atlet Muaythai Kota Bekasi
Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026
Kota Bekasi Sabet Emas Pertama Cabor Muaythai Di Hari Pertama, Unjuk Gigi Pada Porprov XV Jabar
Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar
Dinasti di Balik Kursi Sekda, Pembina Korps Alumni KNPI Bekasi Sentil Pelantikan Adik Ipar Tri Adhianto
Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah
Open Bidding atau Sandiwara? Adik Ipar Tri Adhianto Mulus Jadi Calon Sekda Kota Bekasi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:43 WIB

Dua Kontingan Muaythai Kota Bekasi Lolos Final, Gasak Kabupaten Bekasi Dan Depok

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Atlit Nasional Peraih Emas PON Di KO Atlet Muaythai Kota Bekasi

Rabu, 4 November 2026 - 13:31 WIB

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026

Selasa, 3 November 2026 - 22:20 WIB

Kota Bekasi Sabet Emas Pertama Cabor Muaythai Di Hari Pertama, Unjuk Gigi Pada Porprov XV Jabar

Senin, 2 November 2026 - 17:15 WIB

Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar

Berita Terbaru