Kasus Febrie Diduga Jadi Barter atas Pengusutan Mega Korupsi Program MBG

- Editor

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah saat memberikan keterangan pers. (Ist)

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah saat memberikan keterangan pers. (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI) menilai kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menyeret nama mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, diduga mejadi alat barter dengan kasus mega-korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Badan Gizi Nasional (BGN) yang diduga melibatkan sejumlah pejabat negara dan politisi.

Ketua Umum PMPRI, Rohimat alias Joker menyebut pengumpulan data dan keterangan terkait kasus MBG oleh Kejaksaan Agung, bersamaan dengan pengusutan dan penetapan tersangka mantan Kepala Jampidsus Febrie Adriansyah oleh pihak Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri.

Joker menilai penghentian pemeriksaan kasus BGN/MBG di berbagai daerah oleh Kejagung bertepatan dengan penyerahan penanganan kasus yang menjerat Febrie Adriansyah.

“Hal ini yang kemudian memunculkan spekulasi adanya barter perkara yang saat ini tengah ditangani oleh Kejagung maupun Kortas Tipidkor Polri,” ungkap Joker kepada wartawan di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Kasus MBG sendiri telah memicu perhatian publik karena dugaan penyelewengan di berbagai tingkatan, dari pusat hingga daerah, termasuk adanya dugaan jual-beli titik satuan pelayanan gizi.

“Tersangka seperti Sony Sonjaya bahkan telah menyebut puluhan nama yang diduga terlibat,” ujarnya.

Baca Juga:  HUT Bhayangkara ke-79, BEM Nusantara DKI Jakarta Dorong Polri Tinggalkan Budaya Seremonial

Sementara itu, lanjut Joker, Febrie Adriansyah sendiri tersandung masalah hukum yang cukup menyita perhatian publik setelah ia ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan korupsi dan sempat dikaitkan dengan penemuan aset bernilai fantastis di kediamannya.

Keterlibatan Oknum TNI

Penyidik mendapati indikasi keterlibatan oknum TNI aktif berpangkat kolonel dalam proses pengadaan di BGN, yang saat ini sedang diproses secara koneksitas.

Kegiatan pendataan dan pengumpulan bahan keterangan terkait Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sempat berjalan di tingkat Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri (seperti di Jawa Tengah) dihentikan dan ditarik langsung penanganannya oleh Kejagung.

Semantara itu, Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan penyidikan kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berjalan dan membantah tudingan “melempem”.

Sebelumnya, penyidik telah memeriksa lebih dari 50 saksi dan menetapkan tujuh orang tersangka, termasuk mantan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) serta sejumlah pihak

Kejagung justru terus menetapkan tersangka baru hingga pertengahan tahun ini, meski sempat memunculkan tanda tanya publik akibat penghentian kegiatan pendataan di daerah.

Kejagung menetapkan seorang perwira tinggi polisi (Brigjen) yang bertugas di BGN sebagai tersangka dalam kasus mark-up atau penggelembungan harga peralatan tata kelola program MBG.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Begal Bawa Kabur Motor Pelajar Di Bekasi
KPK Bidik Istri Kepela Daerah Diduga Telibat dalam Pengaturan Pemenang Proyek dan Lelang Jabatan
Etos Indonesia Ingatkan KPK Agar Tak Terjebak Penggiringan Opini dan Politisasi Hukum
Perkuat Sinergitas, Kapolres Nias Selatan Kunjungi Kejari
Tersangka Febrie Adriansyah dapat Perlakuan Khusus, Independensi Penyidik Pidsus Kejagung Dipertanyakan
Bawa Nama Presiden Prabowo dalam Perkara Pidana, Hotman Paris Diminta Jaga Etika Profesi
Meski Sudah Minta Maaf, PWI Tetap Laporkan Hotman Paris ke Polisi
KPK Beri Solusi Agar Kepala Daerah Tidak Terjerat Korupsi

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:55 WIB

Kasus Febrie Diduga Jadi Barter atas Pengusutan Mega Korupsi Program MBG

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:58 WIB

Begal Bawa Kabur Motor Pelajar Di Bekasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:44 WIB

KPK Bidik Istri Kepela Daerah Diduga Telibat dalam Pengaturan Pemenang Proyek dan Lelang Jabatan

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:42 WIB

Etos Indonesia Ingatkan KPK Agar Tak Terjebak Penggiringan Opini dan Politisasi Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:36 WIB

Perkuat Sinergitas, Kapolres Nias Selatan Kunjungi Kejari

Berita Terbaru

Ilustrasi

Daerah

Begal Bawa Kabur Motor Pelajar Di Bekasi

Rabu, 22 Jul 2026 - 09:58 WIB