Terkait Ancam Coret Anggaran Formula E: Gerindra: Emang PDIP dan PSI Doang di Banggar

- Editor

Rabu, 6 Oktober 2021 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Formula E

Mobil Formula E

JAKARTA, Mediakarya – Polemik balap mobil listrik yang akan dilaksanakan di Jakarta pada 2022 terus bergulir.

Ancaman yang dilontarkan Fraksi PDIP akan melakukan pencoretan terhadap anggaran formula E ditanggapi santai fraksi pendukung Anies Baswedan di pilkada lalu.

“Memangnya di DPRD DKI hanya fraksi PDIP dab PSI saja. Masih ada 7 Fraksi lain kaleeee,” sindir Ketua Fraksi Gerindra, Rani Mauliani kepada media, Rabu (5/9).

Politisi yang terpilih dari dapil Jakbar itu mengungkapkan, proses untuk mencoret pengajuan anggaran dalam pembahasan APBD DKI memiliki mekanisme.

Tentunya, kata anggota Komisi E itu, setiap fraksi memiliki kewenangan yang sama dalam hal menolak dan menerima anggaran yang diajukan oleh Pemda.

“Kalau mau main coret, coret saja. terserah. Tapi kan semua ada mekanismenya,” papar Sekretaris DPD Gerindra DKI Jakarta itu.

Baca Juga:  Pengamat Sebut Partai Golkar Berpeluang Menang di Jabar

Berbeda, Wakil Ketua Fraksi Golkar Taufik Azhar meyakini jika anggaran formula E tidak akan ada dalam APBD 2022. Sebab, dalam paparan yang disampaikan fraksi Gerindra. Pembiyaan balap mobil listri teraebut akan ditanggung oleh pihak ketiga.

“Mau coret dimana, karena kemungkinan tidak akan ada dalam APBD 2022. Nantinya pembiayaan itu pihak ketiga yang menanggung. Sponsor itu,” bebernya.

Meski begitu, kader senior partai Beringin itu meminta agar PDIP lebih bijak dalam menyikapi perbedaan penggunaan hak interpelasi.

“Kalau memang anggaran formula E ada dalam APBD. Saya kira perlu duduk bersama lah untuk membicarakan kajiannya seperti apa?. Tidak boleh sepihak dong mau main coret saja,” ujarnya. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Proses Open Bidding Jabatan di Pemkot Bekasi Dituding Abaikan Sistem Meritokrasi
Miliki Basis Massa Akar Rumput, Partai Gerakan Rakyat Kini tak Lagi Dipandang Sebelah Mata
IAW Sebut Konflik Pulau Rempang Bukti Kegagalan Rezim Jokowi dalam Tata Kelola Agraria
Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku
Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya dan Pangkormar Perkuat Sinergi TNI-Polri untuk Jaga Stabilitas Jakarta
Kodam Jaya Pastikan Tak Ada Penggusuran di Jalan Kwini VIII, Lahan Negara untuk Rumah Susun Prajurit TNI AD
Tinjau Reservoir PAM JAYA, Komisi B Dukung Langkah PAM JAYA Tekan NRW
Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:04 WIB

Proses Open Bidding Jabatan di Pemkot Bekasi Dituding Abaikan Sistem Meritokrasi

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:13 WIB

Miliki Basis Massa Akar Rumput, Partai Gerakan Rakyat Kini tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:21 WIB

IAW Sebut Konflik Pulau Rempang Bukti Kegagalan Rezim Jokowi dalam Tata Kelola Agraria

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:05 WIB

Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:16 WIB

Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya dan Pangkormar Perkuat Sinergi TNI-Polri untuk Jaga Stabilitas Jakarta

Berita Terbaru