Pimpinan DPR RI Sanggupi RUU Perampasan Aset Jadi Undang-undang Pada Desember Mendatang

- Editor

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akhirnya membuat Surat Komitmen Penyelesaian Pembentukan RUU Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana Menjadi Undang-undang.

“Kami pimpinan dewan perwakilan rakyat republik Indonesia dalam rangka pemberantasan tindak pidana korupsi dan tindak pidana lainnya yang merugikan keuangan atau perekonomian Negera dan kepentingan masyarakat, dengan ini berkomitmen bahwa,” bunyi surat yang ditandatangani oleh 4 Wakil Ketua DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.

Ada 4 poin yang disepakati dalam surat Komitmen tersebut, diantaranya;

1. DPR RI memandang, pembentukan Rancangan Undang-undang tentang perampasan aset terkait tindak pidana sebagai salah satu agenda legislasi yang penting dalam memperkuat sistem pemberantasan tindak pidana korupsi serta pemulihan aset dalam tindak pidana tersebut.

Baca Juga:  BSKDN Minta Papua Barat Tingkatkan Ekosistem Inovasi Kelola Sagu

2. DPR RI berkomitmen untuk mendorong seluruh pihak yang terkait dalam proses pembentukan RUU tentang Perampasan Aset termasuk Komisi III DPR RI dan Pemerintah, untuk memastikan setiap tahapan pembahasan dilaksanakan sungguh-sungguh, terukur, cermat dan efektif sesuai ketentuan yang berlaku.

3. DPR RI berkomitmen agar pembentukan RUU Perampasan Aset akan diselesaikan paling lambat pada tanggal 15 Desember 2026.

4. Pimpinan DPRD menyatakan kesiapannya untuk mengundurkan diri dari jabatan pimpinan DPR RI apabila sampai dengan tanggal 15 Desember 2026, RUU tersebut tidak disahkan dalam Paripurna DPR RI.

“Demikian surat komitmen ini dibuat dengan sebenar-benarnya sebagai bentuk tanggung jawab pimpinan DPR RI yang mewakili institusi,” pada penutup surat komitmen itu. (Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pramono Anung Berpotensi Jadi Kuda Hitam Pada Pilres Mendatang
Kodam Jaya Kerahkan Prajurit Bantu Polri Jaga Keamanan Aksi di DPR/MPR
Olahraga Bersama di GBK, Menkopolkam Pastikan Aspirasi Masyarakat Tetap Dikawal
The Plaza Millennium Medan Gelar Millennium Green Community 2026, Dorong Kepedulian Lingkungan
Basarnas Evakuasi Dua Korban Kritis Pascagempa NTT dari Manggarai Timur
Isu Money Politik Warnai Pemilihan Ketum PBNU, Etos Indonesia: Jangan Sampai Arena Muktamar Jadi Ajang OTT
Gerak Cepat Tangani Bencana NTT, Pangkogabwilhan II dan Mentan Cek Kesiapan Posko
Ancam Tutup SD Unity School, BAPERA Jabar Bakal Laporan Misbahudin ke MKD dan DPP Gerindra

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Pramono Anung Berpotensi Jadi Kuda Hitam Pada Pilres Mendatang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Kodam Jaya Kerahkan Prajurit Bantu Polri Jaga Keamanan Aksi di DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Olahraga Bersama di GBK, Menkopolkam Pastikan Aspirasi Masyarakat Tetap Dikawal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:21 WIB

The Plaza Millennium Medan Gelar Millennium Green Community 2026, Dorong Kepedulian Lingkungan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Basarnas Evakuasi Dua Korban Kritis Pascagempa NTT dari Manggarai Timur

Berita Terbaru