GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama

- Editor

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komjen Pol Suyudi Calon Kapolri (Ist)

Komjen Pol Suyudi Calon Kapolri (Ist)

JAKARTA,  Mediakarya – Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid mengapresiasi program Kapolri baru Jenderal Suyudi Ario Seto yang menegaskan bahwa institusinya akan mengedepankan integritas.

Apresiasi tersebut disampaikan Habib Syakur menyusul pidato perdana Kapolri Suyudi yang menekankan Polri berdiri bersama rakyat dan membangun kepolisian yang bersih dari pungutan dan kepentingan pribadi.

“Kami dari Gerakan Nurani Kebangsaan mengapresiasi program Kapolri Suyudi Ario Seto yang menegaskan bahwa institusinya mengedepankan integritas,” ujar Habib Syakur dalam keterangannya, Minggu (4/10/2026).

Namun demikian, GNK memberikan catatan kritis agar Kapolri baru tidak dimanfaatkan oleh kelompok atau oknum tertentu.

Habib Syakur berharap Kapolri tidak dimanfaatkan oleh kelompok atau oknum yang menitip jabatan di institusi kepolisian namun dengan modus menjual isu anak yatim dan fakir miskin, padahal di balik itu ada praktik uang setoran.

“GNK juga berharap Kapolri tidak dimanfaatkan oleh kelompok atau oknum yang menitip jabatan di institusi kepolisian yang menjual anak yatim dan fakir miskin namun di balik itu ada uang setoran ke pribadi oknum tersebut,” tegasnya.

Baca Juga:  Fraksi Gerindra Apresiasi Presiden Jokowi Naikkan Gaji ASN/TNI/Polri

Ia mengungkapkan, sebelumnya GNK mendengar adanya oknum yang menjual nama Kapolri dengan embel-embel jubah agama.

“Sebab sebelumnya kami mendengar ada oknum yang menjual nama Kapolri dengan embel-embel jubah agama. Padahal, di balik itu hanya mencari keuntungan pribadi,” kata Syakur.

Menurut Habib Syakur, praktik jual-beli jabatan dengan memanfaatkan simbol agama sangat berbahaya dan merusak marwah Polri yang ingin dibangun bersih oleh Kapolri baru.

Ia meminta Kapolri Suyudi Ario Seto untuk selektif dan tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba mendekat hanya untuk kepentingan pribadi dan kelompok.

GNK, kata Habib Syakur, akan terus mengawal komitmen integritas yang telah dicanangkan Kapolri Suyudi Ario Seto agar Polri benar-benar menjadi institusi yang melindungi, mengayomi, dan melayani rakyat tanpa pandang bulu. (Mam)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara
Hukum Tak Boleh Bermuka Dua: Pakar Soroti Komitmen Keadilan Suyudi Ario Seto
Kerugian Negara KSO Migas Bekasi Tembus Rp2 Triliun, NCW Desak Kejagung Periksa Tri Adhianto
NCW Endus Dugaan Kongkalikong Lelang Jalan Lingkar Waduk Penjalin, Desak KPK Masuk Brebes
LPKAN Desak Usut Dugaan Pengaturan Lelang Jalan Lingkar Waduk Penjalin Brebes
Pergantian Kapolri Dinilai Jadi Momentum Perbaikan Budaya Kerja Polri
Sekjen NCW Harap Kapolri Baru Perkuat Penegakan Hukum dan Berantas Korupsi di Daerah
Inisiator GNK Habib Syakur: Kapolri Suyudi Ario Seto Harus Bawa Perubahan di Tengah Isu Geopolitik

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:50 WIB

GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Hukum Tak Boleh Bermuka Dua: Pakar Soroti Komitmen Keadilan Suyudi Ario Seto

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:03 WIB

Kerugian Negara KSO Migas Bekasi Tembus Rp2 Triliun, NCW Desak Kejagung Periksa Tri Adhianto

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:56 WIB

NCW Endus Dugaan Kongkalikong Lelang Jalan Lingkar Waduk Penjalin, Desak KPK Masuk Brebes

Berita Terbaru