185.000 Ribu Vaksin di Kota Bekasi Hampir Kadaluarsa

- Editor

Selasa, 12 Oktober 2021 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga di Kota Bekasi mendapatkan vaksin dalam rangka membentuk herd immunity. (Foto/dok)

Sejumlah warga di Kota Bekasi mendapatkan vaksin dalam rangka membentuk herd immunity. (Foto/dok)

KOTA BEKASI, Mediakarya – Dalam rangka meningkatkan kekebalan komunitas atau Herd Immunity, Pemerintah Kota Bekasi gencar melakukan vaksinansi door to door berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Hal tersebut diakui Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, sebagai langkah jemput bola bagi warga yang belum divaksin.

“Saat ini vaksinansi door to door sudah mencapai 67 persen lebih. Bahkan ada vaksin yang mau kadaluarsa kita limpahkan melalui Pak Gubernur Jawa Barat agar diberikan kepada Kabupaten atau Kota yang membutuhkan,” kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

Rahmat Effendi menjelaskan, saat ini vaksin yang hampir habis masa kadaluarsanya mencapai 185.000 ribu dari beberapa jenis vaksin yang tersedia di Kota Bekasi.

Baca Juga:  Frontal Minta Aplikator Perhatikan Kesejahteraan dan Nasib Driver Online

“Ada sekitar kurang lebih 185.000 ribu vaksin yang hampir kadaluarsa, jenisnya bermacam-macam, mulai dariSinovac, Pfizer, Astrazeneca dan Moderna. Nah, dari vaksin tersebut nanti kita akan lihat mana yang akan kadaluarsa,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa Pepen pun berinisiasi kedepannya akan memberikan penghargaan kepada setiap Kecamatan dan Kelurahan yang warganya sudah divaksin keseluruhan.

“Nah, faktor vaksin hampir kadaluarsa itu kan dikarenakan Pemkot Bekasi dikasih stok vaksin terus, apalagi saat ini mencari warga yang belum vaksin agak sulit, maka dari itu Pemkot Bekasi lakukan door to door. Tapi nanti kita akan berikan reward bagi setiap Kecamatan atau pun Kelurahan yang warganya sudah 90 persen divaksin,” pungkasnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Danramil Taman Sari Datangi SMAN 17 Jakarta, Siswa Diimbau Hindari Tawuran dan Bullying
NCW Tuding Wali Kota Bekasi Bohongi Publik Soal BEP PT Migas, Kejagung Justru Bongkar Korupsi Rp2 Triliun
Ketua Kadin Kota Bekasi Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir
GMNI Kota Bekasi Miris, Loker Fiktif Belum Ada Perhatian Serius
Tata Ulang Parkir Bagi ASN, Pemkot Bagi Klasifikasi Parkir Bagi Pejabat
Loker Palsu Di Bekasi Makin Menjamur, Dari Timur Pindah Ke Barat
NCW Bekasi Raya Skak DPRD dan Pemkot: Jangan Cuma Jago Tertibkan Pengemis, Shelter Terpadu Malah Mangkrak di Atas Kertas!

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Danramil Taman Sari Datangi SMAN 17 Jakarta, Siswa Diimbau Hindari Tawuran dan Bullying

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WIB

NCW Tuding Wali Kota Bekasi Bohongi Publik Soal BEP PT Migas, Kejagung Justru Bongkar Korupsi Rp2 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Ketua Kadin Kota Bekasi Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:47 WIB

GMNI Kota Bekasi Miris, Loker Fiktif Belum Ada Perhatian Serius

Berita Terbaru

Opini

Gerakan Rakyat Lebih dari Sekadar Partai Politik

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:35 WIB

Mikhail Adam, Peneliti Ekopol di Nusantara Centre (Foto: Ist)

Opini

Ekopol Konstitusi Itu Peta Jalan Kedaulatan Kita

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:42 WIB