MUI Kota Bekasi: Harus Diluruskan Pernyataannya

- Editor

Senin, 25 Oktober 2021 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Statement Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, yang menyatakan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) merupakan hadiah untuk NU, mendapatkan banyak tanggapan dari sejumlah tokoh agama.

Salah satunya dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi, KH. Mir’an Syamsuri, ia menegaskan bahwa Indonesia itu bukan hanya terdiri dari satu golongan agama saja, sehingga harus dipahami dahulu konteks tersebut.

“Di Indonesia bukan hanya dimiliki oleh satu golongan saja, tetapi beberapa golongan, jadi harus dipahami konteksnya sehingga tidak menimbulkan salah tafsir,” terangnya, Senin (25/10/2021).

Sambung dia, terkait pernyataan Menag tersebut, seharusnya bisa dilihat latarbelakang Indonesia dimana seharusnya pola pikirnya mengedepankam prinsip kebangsaan.

“Sudah seharusnya berpikirnya mengedepankan pola kebangsaan bukan golongan tertentu,” katanya.

Baca Juga:  Cegah Lonjakan Covid-19, Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakbar Pantau THM 

Ia pun menggambarkan, bahwa dalam masa perjuangan dulu, ada peran dari golongan lain yang juga membantu dalam merebut kemerdekaan, sehingga dengan gambaran tersebut Kementerian Agama (Kemenag) bukanya hanya diperuntukan bagi umat Islam saja, melainkan umat dari agama lain berhak untuk mendapatkan perlindungan yang sama dari negara.

“Kemenag bukan hanya untuk umat Islam saja, melainkan agama lainnya pun berhak mendapatkan perlindungan yang sama di Indonesia,” jelasnya.

Untuk itu, dirinya pun mengimbau kepada Menag untuk bisa meluruskan ucapannya tersebut agar tidak menimbulkan polemik kedepannya.

“Minimal harus diluruskan atau meminta maaf agar tidak menimbulkan polemik,” tutupnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pansel Godok 4 Nama Calon Sekda Kota Bekasi, Isu Kekerabatan dengan Wali Kota Mencuat
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’
Dinilai Bermasalah, Prabu Peduli Lingkungan dan Warga Minta Proyek Pemprov Jabar di TPA Burangkeng Dihentikan
Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”
Diduga Buka Lowongan Kerja Palsu, Ruko Di Bekasi Timur Disidak Disnaker
Raih Juara 1 Pencak Silat, Siswa Terput Global 1 Dapat Apresiasi
Akses Ditutup Total, Proyek Jalan Burangkeng–Ciledug Bikin Pedagang Kehilangan Penghasilan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Pansel Godok 4 Nama Calon Sekda Kota Bekasi, Isu Kekerabatan dengan Wali Kota Mencuat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Dinilai Bermasalah, Prabu Peduli Lingkungan dan Warga Minta Proyek Pemprov Jabar di TPA Burangkeng Dihentikan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”

Berita Terbaru