FE UNIDA Gelar Pelatihan Manajerial 20 Pengrajin Batik Cibuluh

- Editor

Senin, 20 Desember 2021 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, Mediakarya – Sebanyak 20 peserta pengrajin kampung batik Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, sangat antusias ikuti kegiatan pelatihan manajerial, bimbingan dan konsultasi di gelar Fakultas Ekonomi Universitas Djuanda (FE UNIDA), Ciawi, Kabupaten Bogor, Selasa (20/12/2021).

Hal ini tampak, melalui diskusi terkait permasalahan yang sekarang dihadapi sebagian besar pengrajin batik selama masa pandemik sampai pada kegiatan praktek ecoprint.

Mereka langsung dipandu oleh dosen FE UNIDA, saat melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Yakni hilirisasi pengabdian hasil penelitian, penerapan, kreativitas dan inovasi ecoprint pada pengrajin batik.

Secara langsung terjun dosen FE UNIDA untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kampung Batik Cibuluh Kota Bogor.

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, bahwa kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan judul penerapan model peningkatan kreativitas dan inovasi berbasis potensi dan kompetensi industri kreatif. Bertujuan untuk meningkatkan daya saing.

FE UNIDA ini diketuai Dr. Sri Harini, M.Si. dengan anggota Dr. Lucky Hikmat Maulana, SE,M.Si dan Dwi Gemina, SE,M.Si.

Bertajuk salah satu dari 5 kegiatan pengabdian dengan tema Akselerasi Pendapatan UMKM melalui pengelolaan keuangan, inovasi produk dan proses produksi, serta pengembangan produk halal di Kota Bogor.

Baca Juga:  Skrining Rapid Antigen di Stasiun Kota Bekasi, 4 Positif, 62 Negatif

Kegiatan FE UNIDA, merupakan implementasi program penelitian kebijakan merdeka belajar kampus merdeka dan pengabdian masyarakat berbasis penelitian dan purwarupa PTS, dari Sekretatiat Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi; Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi; Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Tahun 2021.

Dipaparkan, Ecoprint merupakan salah satu teknik membuat pola pada kain dengan manggunakan bahan dari alam seperti daun, bunga, dan lain-lain.

Mengingat batik adalah produk asli Indonesia maka ecoprint ide pertama muncul dari luar negeri terutama sekelompok orang yang peduli pada lingkungan.

Namun pada akhirnya ecoprint lebih cepat berkembang di Indonesia karena bahan yang digunakan berasal dari alam atau tumbuh-tumbuhan yang tersedia di sekitar masyarakat Indonesia.

Dengan beraneka ragam dan tidak mengenal musim, dan pembuatan bahan atau kain ecoprint membutuhkan tenaga dan waktu lebih dibanding membuat batik print atau batik cap dengan keunggulan ramah lingkungan.

demikian penjelasan Founder INEN Signature, produk ecoprint fashion. Sehingga diharapkan teknik pembuatan pola atau bahan dengan teknik ecoprint menjadi salah satu alternative.(dod)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pansel Godok 4 Nama Calon Sekda Kota Bekasi, Isu Kekerabatan dengan Wali Kota Mencuat
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’
Dinilai Bermasalah, Prabu Peduli Lingkungan dan Warga Minta Proyek Pemprov Jabar di TPA Burangkeng Dihentikan
Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”
Diduga Buka Lowongan Kerja Palsu, Ruko Di Bekasi Timur Disidak Disnaker
Raih Juara 1 Pencak Silat, Siswa Terput Global 1 Dapat Apresiasi
Akses Ditutup Total, Proyek Jalan Burangkeng–Ciledug Bikin Pedagang Kehilangan Penghasilan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Dinilai Bermasalah, Prabu Peduli Lingkungan dan Warga Minta Proyek Pemprov Jabar di TPA Burangkeng Dihentikan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Diduga Buka Lowongan Kerja Palsu, Ruko Di Bekasi Timur Disidak Disnaker

Berita Terbaru

Ilustrasi (Istimewa)

Opini

Agensi Ekonomi Heterodoks di Indonesia

Jumat, 9 Okt 2026 - 18:55 WIB