Tinjau Vaksin Massal di Kota Bekasi, Kapolri dan Menkes Pesan Jangan Kendor Pakai Masker

- Editor

Selasa, 8 Februari 2022 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi meninjau vaksin

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi meninjau vaksin

KOTA BEKASI, Mediakarya – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama dengan dengan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi, Panglima TNI yang diwakili oleh Letjen TNI Bambang Suswantono, kepala BNPB Suharyanto, meninjau pelaksanaan vaksin massal yang digelar jajaran Polres Metro Bekasi Kota dan Pemerintah Kota Bekasi di Stadion Patriot Chandrabaga pada Selasa (08/02/22).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa penyebaran Covid-19 varian Omicron saat ini meningkat. Untuk itu, vaksinasi merupakan salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebarannya.

“Kebijakan pemerintah, yang harus kita lakukan ialah bagaimana kemudian akselerasi vaksinasi betul-betul dapat di optimalkan, bagi yang belum vaksin, tentunya harus segera vaksin, bagi yang sudah vaksin dua kali dan kemudian sudah mendekati atau melewati masa enam bulan tentunya harus diberikan vaksin ketiga,” ujar Kapolri.

Vaksin dosis ke-3 atau Booster harus dilakukan terutama untuk usia lansia, anak-anak dan remaja yang tentunya ada risiko-risiko yang harus dihadapi seperti kita ketahui banyak cluster keluarga,

“Tadi sudah disampaikan dari angka-angka yang ada sebagian besar yang meninggal adalah yang belum vaksin sama sekali ataupun yang berusia lansia hasilnya belum lengkap atau yang komorbit, inilah yang menjadi target kita,” imbuhnya.

Kapolri juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menguatkan kembali terkait dengan masalah kepatuhan dalam protokol kesehatan, utamanya terkait dengan penggunaan masker.

“Saya sarankan diperlukan di wilayah-wilayah yang memang tempat interaksi kerumunan yang tinggi, bila perlu gunakan masker duble, sehingga kita yakin bahwa masyarakat terutama yang sedang melaksanakan aktivitas betul-betul bisa terjaga di samping tentunya vaksinasi juga harus dilengkapi,” tukasnya.

Baca Juga:  OJK Paparkan Upaya Dongkrak Indeks Inklusi-Literasi Keuangan Syariah
Kapolri dan Menkes saat meninjau jalannya vaksinasi di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi menuturkan bahwa kehadirannya di Kota Bekasi tersebut karena sebagai kota penyangga ibukota Jakarta yang saat ini mengalami kenaikan secara signifikan, berdampingan dengan Bali.

DKI sendiri, ada dua kabupaten kota dan sekitarnya yang mengalami kenaikan tinggi yaitu Tanggerang Selatan dan Depok. Lebih tinggi dari puncaknya varian Delta pada bulan Juli lalu.

“Lalu Bekasi bagaimana, Bekasi naiknya juga tinggi, hampir menyusul puncak di bulan Juli, itu sebabnya kita datang, hal baiknya adalah Omicron ini yang dirawat dan yang wafat lebih rendah, jauh lebih rendah dibandingkan varian Delta,” kata Menkes.

Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak terlalu panik dengan adanya varian Omicron ini. Ia menyebut bahwa kenaikan angka penyebaran diprediksi akan lebih tinggi. Namun ia juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga prokes.

“Disiplin memakai masker, disiplin prokes itu penting, jangan kendor memakai masker, yang kedua vaksinasi,” tukasnya.

Diketahui, angka penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi mengalami peningkatan secara signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini membuat pemerintah Kota Bekasi kembali menerapkan pembatasan belajar tatap muka (PTM). (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Haidar Alwi Sebut Arah Kerja KSP Sejalan Mandat Perpres, Kunci Urai Hambatan Karhutla dan Akses Keuangan Rakyat
Fenomena Fatsun Ganda, Sejumlah Anggota DPRD Golkar Brebes Diduga Lebih Tunduk ke Bupati Ketimbang Partai
Direktur Program PKSD UI Sentil Dirut RSUD CAM Bekasi: Berhenti Berlagak Pemilik Saham Tunggal
Jangan Umumkan Kebijakan Mentah, Legislator Ini Desak Prabowo Benahi 3 Program Dinilai Bermasalah
Andre Rosiade: MBG Masih Dibutuhkan di Daerah, Evaluasi Jangan Hanya Karena Ramai Penolakan di Jakarta
Komisi IV DPRD Bekasi: Tak Dibenarkan Dirut RSUD CAM Potong Remunerasi dan Intimidasi Karyawan
Tata Kelola RSUD CAM Kota Bekasi Disorot, Pegawai Mengeluh Tekanan Kerja Hingga Dugaan Pemotongan Remunerasi
Haidar Alwi: Sapaan Prabowo ke KSP Jenderal Listyo Sigit Cerminkan Komunikasi Kepemimpinan yang Solid

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Haidar Alwi Sebut Arah Kerja KSP Sejalan Mandat Perpres, Kunci Urai Hambatan Karhutla dan Akses Keuangan Rakyat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Fenomena Fatsun Ganda, Sejumlah Anggota DPRD Golkar Brebes Diduga Lebih Tunduk ke Bupati Ketimbang Partai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Direktur Program PKSD UI Sentil Dirut RSUD CAM Bekasi: Berhenti Berlagak Pemilik Saham Tunggal

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Jangan Umumkan Kebijakan Mentah, Legislator Ini Desak Prabowo Benahi 3 Program Dinilai Bermasalah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:40 WIB

Andre Rosiade: MBG Masih Dibutuhkan di Daerah, Evaluasi Jangan Hanya Karena Ramai Penolakan di Jakarta

Berita Terbaru

PT NSHE memperkuat konservasi lingkungan dengan menambah jembatan arboreal di PLTA Batangtoru demi menjaga konektivitas habitat dan keselamatan satwa liar.

Headline

PT NSHE Bangun Jembatan Arboreal Jaga Habitat Satwa Batang Toru

Minggu, 25 Okt 2026 - 12:22 WIB