Abaikan Permintaan KKP, Pengamat Militer Ini Dukung TNI Bongkar Pagar Laut di Tangerang

- Editor

Senin, 20 Januari 2025 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wibisoni, Dewan Pembina LPKAN,  dan Pengamat Militer,

Wibisoni, Dewan Pembina LPKAN, dan Pengamat Militer,

JAKARTA, Mediakarya – Pengamat Militer Wibisono tidak sependapat dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang meminta agar proses pembongkaran pagar laut di Tangerang Provinsi Banten dihentikan untuk sementara waktu.

Justru pihaknya sangat mendukung panglima TNI dan presiden Prabowo yang memerintahkan pembongkaran pagar misterius di Tangerang Banten.

“Saya sangat mendukung presiden dan panglima TNI, permasalahan ini mau seperti apalagi, kan jelas ini melanggar undang undang no 27 tahun 2007 juncto UU no 1 tahun 2014 yang mengedepankan public acces, kasian petani dan rakyat, ini jelas pidana,” ujar Wibi yang juga pembina LPKAN ini seperti dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/1/2025).

Wibi mengaku bahwa telah menyarakan kepada KASAL agar pembongkaran pagar laut sebaiknya menggunakan alat berat yakni tongkang crane (tugboat).

“Kami telah menyampaikan saran kepada KASAL Bapak Laksamana Muhammad Ali agar agar proses pembongkaran pagar laut menggunakan tongkang crane, hal itu guna menghindari prajurit TNI AL dan Kopaska tidak ada korban. Selain itu prosesnya bisa cepat,” pungkasnya.

Baca Juga:  Polemik Pemagaran Laut Tangerang, DKP Provinsi Banten Akhirnya Angkat Bicara

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono berkoordinasi dengan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali terkait pembongkaran pagar laut di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten.

Menteri KKP Trenggono meminta TNI AL menghentikan sementara operasi pencabutan pagar tersebut karena masih dalam proses investigasi oleh KKP.

“Sekarang belum semuanya (pagar dibongkar) tapi tadi KSAL sudah nelpon pas rapat habis ini saya akan berkoordinasi dengan beliau,” ujarnya kepada wartawan di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (19/1/2025

Sementara itu Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto memastikan bakal melanjutkan pembongkaran pagar laut misterius sepanjang 30 kilometer (km) di perairan Tangerang, Banten.

Agus mengatakan keputusan pembongkaran itu akan tetap dilakukan lantaran merupakan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Lanjut, sudah perintah presiden,” ujarnya kepada wartawan lewat pesan singkat, Minggu (19/1/2025).**

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pramono Anung Berpotensi Jadi Kuda Hitam Pada Pilres Mendatang
Kodam Jaya Kerahkan Prajurit Bantu Polri Jaga Keamanan Aksi di DPR/MPR
Kader Partai Demokrat Gelar Gerakan Langit Biru di Pantai Lagundri
Olahraga Bersama di GBK, Menkopolkam Pastikan Aspirasi Masyarakat Tetap Dikawal
The Plaza Millennium Medan Gelar Millennium Green Community 2026, Dorong Kepedulian Lingkungan
Basarnas Evakuasi Dua Korban Kritis Pascagempa NTT dari Manggarai Timur
Isu Money Politik Warnai Pemilihan Ketum PBNU, Etos Indonesia: Jangan Sampai Arena Muktamar Jadi Ajang OTT
Gerak Cepat Tangani Bencana NTT, Pangkogabwilhan II dan Mentan Cek Kesiapan Posko

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Pramono Anung Berpotensi Jadi Kuda Hitam Pada Pilres Mendatang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Kodam Jaya Kerahkan Prajurit Bantu Polri Jaga Keamanan Aksi di DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Olahraga Bersama di GBK, Menkopolkam Pastikan Aspirasi Masyarakat Tetap Dikawal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:21 WIB

The Plaza Millennium Medan Gelar Millennium Green Community 2026, Dorong Kepedulian Lingkungan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Basarnas Evakuasi Dua Korban Kritis Pascagempa NTT dari Manggarai Timur

Berita Terbaru