Anies Soal Strategi Tekan Kelangkaan Pupuk: Prioritaskan Domestik Dulu

- Editor

Minggu, 14 Januari 2024 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Calon presiden, Anies Baswedan, menyampaikan strategi utama yang diambil pihaknya untuk mengatasi kelangkaan pupuk yakni memprioritaskan kebutuhan domestik di atas permintaan ekspor.

“Kalau perlu kegiatan domestik diprioritaskan di atas ekspor,” kata dia, dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, usai dia berkampanye di Lampung, Minggu.

Menurut dia, melihat kondisi kurangnya pasokan pupuk yang dirasakan petani di berbagai daerah, seharusnya kebijakan ekspor pupuk dikurangi, dan mengalihkannya ke wilayah yang memiliki keterbatasan akses pada pupuk.

Selain itu dia menilai, dengan meningkatkan produksi pupuk dalam negeri dan memperbaiki alur distribusi juga menjadi strategi supaya permasalahan kelangkaan pupuk yang dialami petani bisa segera diselesaikan. “Pada intinya adalah produksi ditingkatkan, dan suplai ditingkatkan,” ujarnya, dilansir dari antara.

Sebelumnya di Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (3/1), Presiden Joko Widodo menyampaikan penyebab terjadinya kelangkaan pupuk yang dirasakan oleh para petani yakni karena imbas dari perang Rusia dan Ukraina.

Baca Juga:  Japto Serukan Agar Seluruh Kader PP Dukung Anies Presiden

Hal itu dikarenakan konfrontasi kedua negara tersebut menyebabkan bahan baku untuk pupuk sulit didapatkan Indonesia.

Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan peserta Pemilu presiden dan wakil presiden 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3.

KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada 14 Februari 2024. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Selamat! Muhammad Irfan dan Santhika Devi Terpilih Jadi Putra Putri Pariwisata Nusantara 2026
Presiden Prabowo Tambah Anggaran BPJS Kesehatan 20 Triliun
Prabowo Minta Pelayanan Pasien BPJS Dilayani Optimal
Temuan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, FAST Indonesia Synergy Dorong Kajian Tata Kelola Pengawasan Pemasyarakatan
Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung
Takziah SBY ke Rumah Duka Guruh Soekarno Putra Dinilai Jadi Sinyal Rekonsiliasi Politik
Banyak ‘Gus’ Terseret Korupsi, LPKAN Minta Gelar Dicopot Jika Masuk Pemerintahan
Insannul Kamil Tinjau Wind Tunnel Terbesar di Tiongkok, Dorong Transfer Teknologi untuk Industri Konstruksi RI

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 00:28 WIB

Selamat! Muhammad Irfan dan Santhika Devi Terpilih Jadi Putra Putri Pariwisata Nusantara 2026

Senin, 28 September 2026 - 22:45 WIB

Presiden Prabowo Tambah Anggaran BPJS Kesehatan 20 Triliun

Senin, 28 September 2026 - 22:40 WIB

Prabowo Minta Pelayanan Pasien BPJS Dilayani Optimal

Senin, 28 September 2026 - 22:37 WIB

Temuan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, FAST Indonesia Synergy Dorong Kajian Tata Kelola Pengawasan Pemasyarakatan

Senin, 28 September 2026 - 17:53 WIB

Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (28/9/2026). (Foto/BPMI)

Nasional

Presiden Prabowo Tambah Anggaran BPJS Kesehatan 20 Triliun

Senin, 28 Sep 2026 - 22:45 WIB

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya usai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo. (Foto/BPMI)

Nasional

Prabowo Minta Pelayanan Pasien BPJS Dilayani Optimal

Senin, 28 Sep 2026 - 22:40 WIB