Anwar Abbas Imbau Kadernya Tidak Bawa-bawa Logo Muhammadiyah untuk Dukung Capres Tertentu 

- Penulis

Selasa, 2 Mei 2023 - 05:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas. (foto: dok. Muhhammadiyah)

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas. (foto: dok. Muhhammadiyah)

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas menegaskan kepada seluruh kader dan warga Muhammadiyah untuk menjaga nama baik Persyarikatan Muhammadiyah. 

Hal tersebut dikatakan Abas menyikapi geliat pergerakan dan persaingan para kontestan calon presiden jelang Pilpres 2024.

Anwar juga kembali menegaskan bahwa organisasi Muhammadiyah tetap netral dalam politik praktis, akan tetapi Muhammadiyah membebaskan warganya untuk berpolitik.

Kendati demikian, warga Muhammadiyah tidak boleh menyalahgunakan nama dan simbol organisasi Muhammadiyah untuk mendukung salah satu kontestan tertentu, siapapun itu.

“Jangan membawa-bawa nama dan simbol-simbol Muhammadiyah,” ujar Anwar dalam keterangan tertulisnya baru-baru ini.

Anwar Abbas mengatakan, sebagai sebuah organisasi Islam dan organisasi dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan tajdid, politik bagi Muhammadiyah bukanlah politik kekuasaan, melainkan politik nilai.

Baca Juga:  Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1443 Hijriah  Jatuh pada 2 April Tahun 2022

“Artinya, politik bagaimana caranya supaya pihak-pihak yang bersaing dalam pilpres menjunjung tinggi dan berusaha untuk menerapkan nilai luhur Pancasila dan dalam hukum dasar negara, yaitu UUD NRI 1945,” tuturnya.

Dia juga mengatakan bahwa Muhammadiyah menyambut baik kemunculan sejumlah nama capres untuk Pilpres 2024.

Meski Muhammadiyah netral dalam politik praktis, tapi Muhammadiyah memberikan kebebasan bagi warganya untuk mendukung calon tertentu, asalkan tidak melanggar menyalahgunakan atau membawa-bawa nama dan logo Persyarikatan dalam kegiatannya.

“Dalam konteks pilpres, sudah jelas Muhammadiyah tidak akan terlibat dengan kegiatan dukung mendukung siapa yang akan dipilih menjadi presiden,” pungkas Anwar. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah
WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik
Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 
Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal
Bea Cukai Ungkap Jutaan Batang Rokok Ilegal, Total Kerugian Negara Rp8,66 Miliar
Anggaran MBG Ratusan Triliun Disorot, Adi Suparto Minta Audit Menyeluruh
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:38 WIB

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:42 WIB

WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:29 WIB

Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal

Berita Terbaru