Apel Kesiapan Hari Pertama Operasional Penuh, PAM JAYA Siap Layani Warga Jakarta

- Penulis

Rabu, 1 Februari 2023 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – PAM JAYA selenggarakan kegiatan apel kesiapan Day-1 (hari pertama) operasional penuh oleh PAM JAYA yang akan dimulai pada Kamis, (2/2/2023) besok. Apel kesiapan ini dihadiri oleh PAMOBVIT.

Dalam apel kesiapan operasional penuh oleh PAM JAYA ini, PAM JAYA menyatakan siap untuk melakukan selama satu tahun. PAM JAYA telah menjalankan proses Transisi dan Transformasi yang telah dimulai sejak Januari 2022.

Proses ini dimulai dari Kick Off Event Transisi dan Transformasi PAM JAYA, kolaborasi dengan Kejati DKI Jakarta dalam Transisi Kontrak Konsesi dan Percepatan Pembangunan SPAM, penandatanganan nota kesepahaman dengan BPKP, Kick-Off Operasional PAM JAYA.

Kemudian Konsultasi Publik Rencana Kerja Sama Pengembangan Spam di Provinsi DKI Jakarta, market sounding,
penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PAM JAYA dan Moya Indonesia, Town Hall management meeting, perekrutan 1.097 karyawan Palyja dan Aetra, pembinaan mental dan fisik bersama Rindam Jaya, kesepakatan penyelesaian shortfall, kolaborasi dengan Kodam Jaya, serta kerja sama dengan PAMobvit.

Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin menjelaskan, selama satu tahun ke belakang PAM JAYA telah melaksanakan proses transisi dan transformasi dengan tata kelola perusahaan yang baik, serta berbagai pendampingan.

Artinya, lanjut Arief, proses tersebut menandakan bahwa kesiapan PAM JAYA hari ini didasarkan pada persiapan yang matang.

“Kita tentu saja ingin proses transisi dan transformasi operasional penuh air perpipaan oleh PAM JAYA tetap berjalan lancar, namun tetap pada prinsip yang transparan serta berlandaskan pada tata kelola perusahaan yang baik,” tambah
Arief.

Arief menambahkan, PAM JAYA saat ini telah memastikan 5 elemen penting telah terpenuhi, yakni tersedianya struktur organisasi full operation yang
mengakomodir karyawan mitra termasuk posisi dan jabatan, tersedianya SDM secara kuantitatif (jumlah) dan kualitatif (kompetensi) yang siap untuk
menjalankan pengoperasian penuh.

Baca Juga:  Kemendag Sebut Lalat Buah Jadi Ancaman Gagal Ekspor

Lalu tersedianya proses bisnis pengelolaan SPAM yang akan dijalankan, tersedianya sistem dan aplikasi yang siap digunakan untuk pengoperasian penuh, serta tersedianya alat dan material
penunjang operasional dan pelayanan.

“PAM JAYA juga telah memastikan kesiapan 5M, yakni kesiapan SDM (Man), kesiapan material dan alat kerja (Material), kesiapan sistem dan aplikasi (Machine), kesiapan operasi dan pelayanan (Method), dan kesiapan anggaran (Money),” tambah Arief.

PAM JAYA juga telah membentuk Tim Bersama yang terdiri atas 16 tim dari PAM JAYA, Palyja, dan Aetra dengan jumlah 238 orang. Tim Bersama tersebut telah melakukan kick-off bersama, kemudian dilanjutkan dengan gladi bersih operasional penuh selama 10 hari di 120 lokasi, hingga inspeksi final yang dilakukan bersama stakeholders perusahaan.

“Artinya, kesiapan PAM JAYA memang telah dilakukan di berbagai aspek dan bahkan inspeksinya juga dilakukan bersama para stakeholders sehingga kesiapan ini bisa dipertanggungjawabkan,” imbuh Arief.

PAM JAYA juga memastikan pelayanan air minum perpipaan di Jakarta tidak akan terganggu. Selain itu, PAM JAYA juga memastikan bahwa setiap pelanggan di wilayah Timur Jakarta (pelangan Aetra) dan pelanggan di wilayah Barat
Jakarta (pelanggan Palyja) akan otomatis menjadi pelanggan PAM JAYA tanpa perlu melakukan pendaftaran sambungan baru.

“Terkait pembayaran pun bisa dilakukan melalui mini market terdekat, mobile banking, dan e-commerce,” ucap Arief.

Saat ini, tambah Arief, PAM JAYA berkomitmen untuk mewujudkan kedaulatan air bagi warga DKI Jakarta melalui berbagai upaya percepatan layanan seperti penambahan suplai air, perluasan jaringan, dan peningkatan kualitas layanan.

“Sekarang, tujuan kami semua di PAM JAYA adalah satu, yakni mencapai 100 persen cakupan pelayanan pada 2030,” ungkap Arief.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Bukan Sekadar Energi, PT JOE Kirim Hewan Kurban untuk Warga Kepulauan Seribu
Dampak Kenaikan Kurs Dollar AS Mulai Dirasakan Pengusaha Di Kota Bekasi
Produksi Sawit Nasional Meningkat, Kebutuhan Komponen Industri CPO Ikut Melonjak
Srikandi PLN EMI pada Hari Kartini 2026, Perkuat Peran Perempuan dalam Mendorong Keberlanjutan
Semen Merah Putih Pacu Inovasi Hijau dan Pemberdayaan SDM untuk Masa Depan Konstruksi Indonesia
Aliansi Masyarakat Tekstil Indonesia (AMTI) Dukung Penguatan Industri Tekstil Nasional
Advance Digital Jadi Produk Pilihan dalam Kegiatan Pelatihan Digital Marketing di Sukoharjo
Pengerukan RDMP Balikpapan: PT Anugerah Samudera Madanindo (ASM) Pastikan Kapal Beroperasi Tanpa Hambatan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 13:13 WIB

Bukan Sekadar Energi, PT JOE Kirim Hewan Kurban untuk Warga Kepulauan Seribu

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:06 WIB

Dampak Kenaikan Kurs Dollar AS Mulai Dirasakan Pengusaha Di Kota Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:52 WIB

Produksi Sawit Nasional Meningkat, Kebutuhan Komponen Industri CPO Ikut Melonjak

Senin, 4 Mei 2026 - 17:51 WIB

Srikandi PLN EMI pada Hari Kartini 2026, Perkuat Peran Perempuan dalam Mendorong Keberlanjutan

Sabtu, 8 November 2025 - 20:56 WIB

Semen Merah Putih Pacu Inovasi Hijau dan Pemberdayaan SDM untuk Masa Depan Konstruksi Indonesia

Berita Terbaru