BAPERA Jabar Prihatin Atas Tragedi Tewasnya Ratusan Suporter di Stadion Kanjuruhan   

- Editor

Senin, 3 Oktober 2022 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Bapera jabar Raden Andreas Nandiwardhana bersama Ketum Bapera Fahd Arafiq

Ketua DPD Bapera jabar Raden Andreas Nandiwardhana bersama Ketum Bapera Fahd Arafiq

JAKARTA, Mediakarya – Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Jawa Barat mengaku prihatin atas peristiwa tewasnya ratusan suporter usai digelarnya laga pertandingan sepak bola antara Arema Malang vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (1/10/2022).

Dalam insiden tersebut 129 orang dikabarkan meninggal dunia. Tragedi Kanjuruhan ini menjadi kabar duka bagi dunia sepakbola Tanah Air.

Selain 129 orang tewas, ada seratusan warga yang juga masih dalam perawatan. Para korban pada umumnya meninggal karena desak-desakan, saling himpit, dan terinjak-injak, serta sesak napas akibat tembakan gas air mata oleh aparat kepolisian.

“Peristiwa jatuhnya korban hingga ratusan orang dalam pertandingan sepak bola ini menurut kami merupakan sejarah terburuk. Oleh karena itu BAPERA Jabar berharap agar pemerintah segera mengefaluasi manajemen persepakbolaan nasional,” kata Ketua DPW BAPERA Jawa Barat Raden Andreas Nandiwardhana kepada wartawan di Bandung, Minggu (2/10/2022).

Baca Juga:  Kesadaran Tipis-tipis Prabowo

Atas peristiwa itu, BAPERA Jabar mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya bagi para korban. Selain itu, sebagai organisasi yang berbasis kepemudaan, Andreas  mengaku siap jika BAPERA ikut dilibatkan dalam membantu aparat kepolisian dalam setiap laga pertandingan.

“Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang harus menjadi pelajaran berharga bagi panitia penyelenggara maupun aparat kepolisian. Sebab berdasarkan informasi yang di dapat, jumlah aparat tidak sebanding dengan suporter dari kedua belah kesebelasan tersebut,” kata Andre.

Agar kasus serupa tidak terjadi, lanjut Andre, ke depannya, pihak panitia penyelenggara sepak bola seyogyanya dapat meminta bantuan TNI agar dapat membackup Polri.

“Jika diperlukan, kami dari ormas BAPERA siap membantu  TNI/Polri dalam setiap pertandingan,” ucap Andre. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

IPPS Indonesia: Penutupan TPST Bantargebang, Kenapa Berlarut-Larut?
Komjen Pol (Purn) Oegroseno Telah Beri Teladan: Datang, Jelaskan Fakta, dan Percaya pada Kebenaran
Usia 14 Tahun, IWO Mengisi Kegiatan Dengan Tanam Ribuan Mangrove
Kapolrestro Bekasi Kota Berganti, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro Serahkan Tongkat Komando Ke Kombes Pol Putu Kholis Aryana
TCL Menjadi Bagian Narasi Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia
Pelaksanaan Munas III KBI Ricuh, Panitia Penyelenggara Terancam Dipolisikan
Miliki Basis Massa Akar Rumput, Partai Gerakan Rakyat Kini tak Lagi Dipandang Sebelah Mata
IAW Sebut Konflik Pulau Rempang Bukti Kegagalan Rezim Jokowi dalam Tata Kelola Agraria

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:34 WIB

IPPS Indonesia: Penutupan TPST Bantargebang, Kenapa Berlarut-Larut?

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Komjen Pol (Purn) Oegroseno Telah Beri Teladan: Datang, Jelaskan Fakta, dan Percaya pada Kebenaran

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:05 WIB

Usia 14 Tahun, IWO Mengisi Kegiatan Dengan Tanam Ribuan Mangrove

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:48 WIB

Kapolrestro Bekasi Kota Berganti, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro Serahkan Tongkat Komando Ke Kombes Pol Putu Kholis Aryana

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:22 WIB

TCL Menjadi Bagian Narasi Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia

Berita Terbaru