Bukan Hanya Pintar Mengaji Saja, Santri di Ponpes Annur Juga Pandai Bercocok Tanam

- Editor

Kamis, 4 November 2021 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Bukan hanya pandai mengaji dan menghafal Al-Qur’an saja, para santri yang menuntut ilmu di Pondok Pesantren Annur Bekasi juga mahir bercocok tanam.

Ustadz Ahmad Ustuchri selaku Pengasuh Pondok Pesantren Annur Bekasi mengatakan, para santri yang belajar dan menempuh pendidikan di tempatnya saat ini, bukan hanya dibekali pengetahuan agama dan umum saja, tetapi juga dibekali pengetahuan tambahan berupa cara bercocok tanam hingga merawat hewan ternak yang ada di dalam lingkungan pondok pesantren.

“Mereka bukan hanya dibekali pengetahuan agama saja, tetapi juga pengetahuan lainnya, seperti bercocok tanam dan lainnya, sebagai bekal mereka lulus nanti,” tegas Ustuchri, Kamis (4/11/2021).

Dengan dibimbing oleh para ahli yang kompeten di bidangnya, para santri di Pondok Pesantren Annur Bekasi juga dipersiapkan menjadi wirausahawan muda yang mampu mandiri dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri dan orang lain.

“Intinya, mereka bisa bermanfaat bukan hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bermanfaat bagi orang banyak,” ulasnya menambahkan.

Dengan dibekali pengetahuan bercocok tanam dengan jenis tanaman produktif mulai dari singkong, sawi, kangkung, bayam, cabe dan beberapa jenis tanaman lainnya serta pengetahuan mengembangbiakkan hewan, seperti kambing dan ayam, diharapkan hal ini bisa menjadikan bekal mereka ketika mereka kembali ke masyarakat.

“Saat mereka kembali ke masyarakat dan menjadi tumpuan di sana, mereka bukan hanya dibekali pengetahuan agamanya saja, melainkan juga pengetahuan umum lainnya yang bisa disebarluaskan ke masyarakat,” katanya Ustuchri penuh semangat.

Ustuchri berharap, dengan begitu maka hal ini bisa membranding kualitas lulusan pondok pesantren melalui pengetahuan dan hasilnya pun bisa dirasakan manfaatnya.

“Tujuannya tidak lain untuk memandirikan santri serta mengembangkan potensi diri yang dimiliki para santri,” tandasnya. (apl)- Bukan hanya pandai mengaji dan menghafal Al-Qur’an saja, para santri yang menuntut ilmu di Pondok Pesantren Annur Bekasi juga mahir bercocok tanam.

Baca Juga:  PT Amarta Karya (Persero) Berkomitmen Menjalankan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik

Ustadz Ahmad Ustuchri selaku Pengasuh Pondok Pesantren Annur Bekasi mengatakan, para santri yang belajar dan menempuh pendidikan di tempatnya saat ini, bukan hanya dibekali pengetahuan agama dan umum saja, tetapi juga dibekali pengetahuan tambahan berupa bercocok tanam hingga merawat hewan ternak yang ada di dalam lingkungan pondok pesantren.

“Mereka bukan hanya dibekali pegetahuan agama saja, tetapi juga pengetahuan lainnya, seperti bercocok tanam dan lainnya, sebagai bekal mereka lulus nanti,” tegas Ustuchri, Kamis (4/11/2021).

Dengan dibimbing oleh para ahli yang kompeten di bidangnya, para santri di Pondok Pesantren Annur Bekasi juga dipersiapkan menjadi wirausahawan muda yang mampu mandiri dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri dan orang lain.

“Intinya, mereka bisa bermanfaat bukan hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bermanfaat bagi orang banyak,” ulasnya menambahkan.

Dengan dibekali pengetahuan bercocok tanam dengan jenis tanaman produktif mulai dari singkong, sawi, kangkung, bayam, cabe dan beberapa jenis tanaman lainnya serta pengetahuan mengembangbiakkan hewan, seperti kambing dan ayam, diharapkan hal ini bisa menjadikan bekal mereka ketika mereka kembali ke masyarakat.

“Saat mereka kembali ke masyarakat dan menjadi tumpuan disana, mereka bukan hanya dibekali pengetahuan agamanya saja, melainkan juga pengetahuan umum lainnya yang bisa disebarluaskan ke masyarakat,” katanya Ustuchri penuh semangat.

Ustuchri berharap, dengan begitu maka hal ini bisa membranding kualitas lulusan pondok pesantren melalui pengetahuan dan hasilnya pun bisa dirasakan manfaatnya.

“Tujuannya tidak lain untuk memandirikan santri serta mengembangkan potensi diri yang dimiliki para santri,” tandasnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

IPPS Indonesia Cium “Bau Busuk” Pengelolaan Uang Kompensasi TPST Bantargebang
IPPS Indonesia: Penutupan TPST Bantargebang, Kenapa Berlarut-Larut?
Jalan MT Haryono Kecamatan Setu Rusak Parah, Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi “Tutup Mata”
Dinilai Ada Kejanggalan, Wali Kota Bekasi Diminta Evaluasi Hasil Open Bidding Sejumlah Pejabat
Usia 14 Tahun, IWO Mengisi Kegiatan Dengan Tanam Ribuan Mangrove
Kapolrestro Bekasi Kota Berganti, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro Serahkan Tongkat Komando Ke Kombes Pol Putu Kholis Aryana
Perumda Dharma Jaya Kembangkan Kawasan Ciangir sebagai Pusat Penggemukan Sapi Terintegrasi
TCL Menjadi Bagian Narasi Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:27 WIB

IPPS Indonesia Cium “Bau Busuk” Pengelolaan Uang Kompensasi TPST Bantargebang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:34 WIB

IPPS Indonesia: Penutupan TPST Bantargebang, Kenapa Berlarut-Larut?

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Jalan MT Haryono Kecamatan Setu Rusak Parah, Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi “Tutup Mata”

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Dinilai Ada Kejanggalan, Wali Kota Bekasi Diminta Evaluasi Hasil Open Bidding Sejumlah Pejabat

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:05 WIB

Usia 14 Tahun, IWO Mengisi Kegiatan Dengan Tanam Ribuan Mangrove

Berita Terbaru

Kantor Kejaksaan Agung (Ist)

Opini

Di Balik Jatuhnya Sang Jaksa dan Berkas yang Membeku

Minggu, 2 Agu 2026 - 12:43 WIB

Ratusan massa saat membakar sebuah gedung saat aksi kerusuhan di Agustus 2025 (Foto: Ist)

Headline

Akankah Peristiwa Agustus Kelam 2025 Bakal Terulang di 2026

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:12 WIB