Bulog Aceh Siapkan Sistem Maksimalkan Distribusi Beras SPHP

- Editor

Jumat, 12 Januari 2024 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH, Mediakarya – Perum Bulog Kantor Wilayah Provinsi Aceh menyatakan untuk memaksimalkan layanan dan distribusi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pasar (SPHP) beras di pasaran pada tahun ini seluruh mitra terdaftar dalam sistem distribusi.

“Artinya, seluruh mitra kita yang menjadi penjual beras SPHP harus mendaftar ke Bulog dengan melengkapi persyaratan yang telah ditetapkan. Ini bertujuan agar memudahkan distribusi dan mengecek persediaan di lapangan. Apabila sudah habis maka akan segera didistribusikan kembali,” kata Pemimpin Wilayah Perum Bulog Aceh Saldi Aldryn di Banda Aceh, Jumat.

Ia menyebutkan hingga saat ini jumlah beras SPHP yang telah didistribusikan untuk pedagang dalam wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar sebanyak 203 ton dengan total mitra 47 toko.

Menurut dia, jumlah toko penjual beras SPHP tersebut akan terus bertambah di mana saat ini mitra sedang melakukan registrasi baik di Kantor Wilayah dan kabupaten/kota yang siap menjangkau kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  Bulog Yogyakarta Laksanakan Dua Kali Pasar Murah di Sleman

Ia mengatakan kuota yang diterima untuk beras SPHP akan sama dengan tahun sebelumnya yakni sebanyak 40 ribu ton dan kemungkinan bisa juga bertambah sesuai dengan kebutuhan di masyarakat.

Pada 2023 pihaknya mendistribusikan beras SPHP kepada 1.201 toko yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Aceh termasuk juga di toko retail moderen dengan realisasi stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) mencapai 41.886 ton dari target 42 ribu ton.

Melansir dari antara, Ia menjelaskan program SPHP tersebut merupakan bagian dari upaya yang dilakukan pemerintah untuk menjaga harga beras di pasaran tetap stabil dan menghadirkan beras dengan harga terjangkau kepada masyarakat.

Pihaknya berharap dengan hadirnya beras SPHP tersebut dapat menekan kenaikan harga beras di pasaran, di mana harga beras yang dijual sangat terjangkau yakni Rp57.500 per sak isi 5 kilogram. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

LPKAN: Negara Hukum Tidak Boleh Dikendalikan Kekuasaan, Polri Bukan Alat Kelompok
BTS 4G di Wilayah 3T Mulai Beroperasi, Kontraktor Klaim Tagihan Ratusan Miliar Belum Dibayar
Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026
Jangan Berhenti di Polri, LI-PTK Desak Prabowo Copot Menteri KMP Afiliasi Geng Solo
Sekjen PDIP Apresiasi Kapolri Jenderal Suyudi, Penyadapan Presiden Prabowo Itu Pelanggaran HAM Berat dan Makar
Mahfud MD Tegaskan Pasal Makar Mengintai Mantan Kapolri, Bisa Hukuman Mati!
Belasan Jenderal Polisi Diperkirakan Bakal Jadi Tersangka dalam Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal
KMP Hafamati HF Resmi Beroperasi, Hubungkan Tiga Lintasan Kepulauan Batu Nias Selatan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:38 WIB

LPKAN: Negara Hukum Tidak Boleh Dikendalikan Kekuasaan, Polri Bukan Alat Kelompok

Rabu, 4 November 2026 - 17:34 WIB

BTS 4G di Wilayah 3T Mulai Beroperasi, Kontraktor Klaim Tagihan Ratusan Miliar Belum Dibayar

Rabu, 4 November 2026 - 13:31 WIB

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026

Rabu, 4 November 2026 - 12:11 WIB

Jangan Berhenti di Polri, LI-PTK Desak Prabowo Copot Menteri KMP Afiliasi Geng Solo

Rabu, 4 November 2026 - 09:50 WIB

Sekjen PDIP Apresiasi Kapolri Jenderal Suyudi, Penyadapan Presiden Prabowo Itu Pelanggaran HAM Berat dan Makar

Berita Terbaru