JAKARTA,MediaKarya: Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Hercules mengaku, pernah ditawari uang ratusan miliar untuk mengkhianati Prabowo dengan mendeklarasikan GRIB untuk pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden lain.
Namun, uang ratusan miliar tersebut ditolak dan tidak membuatnya gentar. Dengan santainya ia mengatakan Prabowo Harga Mati.
“Banyak sekali di pilpres ini, orang yang mengajak saya bergabung pihak lain, agar saya tidak lagi dengan pak Prabowo, bukan uang sedikit uang ratusan miliar, tapi saya tidak gentar dengan uang itu, karena saya harga mati dengan pak Prabowo,” Ujar Hercules saat ditemui awak media, di Kantor DPP GRIB, Kedoya, Jakarta Barat, Senin (8/1/2024).
Hercules menegaskan, dukungan GRIB untuk Prabowo-Gibran sudah harga mati, tidak ada tawar menawar.
“Kalau saya mau tawar menawar kemarin orang udah kasih saya uang dan nilainya gak sedikit, tapi ratusan miliar, saya tolak. Komitmen harga mati untuk nomor 2. Kalau ada yang melenceng-melenceng saya pecat,” ucap Hercules.
Lebih lanjut, Hecules mengajak seluruh masyarakat, para kiai, ustad, habaib, tokoh ulama, bersama-sama untuk memilih Prabowo-Gibran menjadi Presiden dan wakil presiden.
Hercules juga memastikan, tidak akan mungkin dimasa tuanya Prabowo membohongi rakyat untuk mencari kekayaan.
Apalagi kata Hercules, sedikit banyaknya sudah mempunya tabungan untuk masa tuanya dengan aset yang dia miliki saat ini.
“Jadi gak mungkin, kalau pak Prabowo mau jadi Presiden untuk mencari kekayaan, sudah jelas tujuannya untuk mengabdi kepada rakyat dan negara Indonesia,” kata Hercules.
“Saya teringat kata-kata Gusdur Prabowo nanti dimasa tuanya akan menjadi seorang pemimpin, karena ketulusannya untuk bangsa ini, mungkin ini saatnya. Mudah-mudahan rakyat kasih kepercaayaam untuk beliau. Jadi masa tuanya dia masih berapi-api hanya untuk mengabdi kepada masyarakat,” ujar Hercules menambahkan.











