Dibutuhkan SDM Berkualitas untuk Kembangkan Talenta Digital

- Penulis

Rabu, 24 Agustus 2022 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek menghadirkan Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid sebagai keynote speaker

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek menghadirkan Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid sebagai keynote speaker

JAKARTA, Mediakarya – Percepatan pengembangan talenta digital dianggap penting seiring dengan perkambangan disrupsi teknologi yang terus tumbuh berkembang.

Untuk itu dibutuhkan ketersediaan SDM berkualitas guna mendukung pertumbuhan dan pengembangan ekonomi digital di Indonesia ke arah yang lebih baik.

Demikian mengemuka dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Akselerasi Talenta Digital di Era Industri 4.0, yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (24/8).

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek menghadirkan Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid sebagai keynote speaker, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan dan CMO Lombalomba.com, Iqbal Harefa sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Meutya Hafid mengungkapkan akselrasi talenta digital merupakan upaya percepatan peningkatan kualitas SDM yang produktif dan terampil melalui pengembangan digital skills dan soft skills.

Ia mengatakan kemampuan talenta digital di Indonesia saat ini bisa disebut masih terbatas. “Hasil survei World Digital Competitive tahun 2022, menyebutkan bahwa daya saing digital Indonesia masih berada di peringkat 56 dari 63 negara,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjut politisi perempuan Partai Golkar itu menilai kebutuhan SDM di bidang teknologi merupakan keharusan seiring dengan berkembangnya teknologi digital saat ini.

Baca Juga:  Polda Kalsel Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian Terhadap China

“Disrupsi terus berjalan cepat, bahkan merujuk pada penelitian McKinsey Global Institute, sekitar 30 persen dari dua pertiga jenis pekerjaan akan dapat digantikan oleh teknologi seperti robot atau kecerdasan buatan,” katanya.

Sementara itu, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel A Pangerapan mengatakan kehadiran pandemi Covid-19 di tengah pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat dalam beraktivitas dan bekerja. “Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan di masyarakat inilah yang mempertegas bahwa kita sedang menghadapi era disrupsi teknologi,” ujarnya.

Untuk menghadapi hal tersebut, lanjut Semuel, dibutuhkan kerja sama masyarakat dalam mewujudkan agenda transformasi digital di Indonesia.

Salah satu pilar penting terwujudnya agenda transformasi digital adalah menciptakan masyarakat digital dimana kemampuan literasi digital menjadi salah satu peranan penting di dalamnya.

Di tempat yang sama, CMO Lombalomba.com, Iqbal Harefa mengatakan talenta digital adalah orang yang mampu secara cepat bertransformasi dan beradaptasi dengan teknologi digital dan memahami seputar revolusi industri 4.0 serta menghadapi era society 5.0.

Lombalomba.com kata Iqbal merupakan salah satu bagian dari membangun talenta digital dimana lombalomba.com menghubungkan UMKM dengan ekosistem kompetisi. “UMKM juga dapat dibantu dari sisi promosi dan branding,” ujarnya. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice
IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC
Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa
Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional
BGN di Pusaran Korupsi: Pembersihan Nyata atau Sekadar Rebranding?
Pengelolaan Superblock Betos Habis, Pemkot Bekasi Diminta Ambil Alih
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:48 WIB

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:42 WIB

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:01 WIB

Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:59 WIB

Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:38 WIB

Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional

Berita Terbaru