Diusulkan Partai Golkar, Ian Rasyad Dinilai Sosok Paling Diterima Masyarakat Kota Bekasi

- Editor

Selasa, 16 April 2024 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari kiri ke kanan: Abdul Rosyad Irwan Siswadi atau yang akrab disapa Ian Rasyad (kader Kosgoro 1957), Ace Hasan Syadzily (KetuanDPD Golkar Jabar)

Dari kiri ke kanan: Abdul Rosyad Irwan Siswadi atau yang akrab disapa Ian Rasyad (kader Kosgoro 1957), Ace Hasan Syadzily (KetuanDPD Golkar Jabar)

KOTA BEKASI, Mediakarya – Etos Indonesia Institut menyebut bahwa jelang Pilkada Kota Bekasi yang akan digelar pada November 2024 mendatang, Abdul Rosyad Irwan Siswadi atau yang akrab disapa Ian Rasyad  dinilai sosok yang tepat untuk memimpin Kota Bekasi  untuk 5 tahun ke depan.

Selain pengalamannya di bidang organisasi, Ian Rasyad juga dinilai bisa diterima seluruh komponen masyarakat Kota Bekasi.

“Yang saya ketahui bahwa beliau (Ian Rasyad) ini merupakan putra asli daerah. Kemudian kiprahnya di bidang politik dan organisasi kemasyarakatan juga tak diragukan lagi. Sehingga wajar jika masyarakat Kota Bekasi menginginkan sosok yang seperti beliau,” kata direktur eksekutif Etos Indonesia Institut, Iskandarsyah seperti dalam keterangannya kepada Harnasnews, Selasa (16/4/2024).

Selain itu, lanjut Iskandar, sebagai mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi, Ian Rasyad juga dinilai berhasil mengharumkan nama Kota Bekasi pada event olahraga nasional.

Menurut dia, meski Ian Rasyad bukan pengurus partai, namun bagi para ketua partai politik di Kota Bekasi, Ian Rasyad sangat piawai dalam menjalin hubungan komunikasi yang baik dengan seluruh petinggi partai di wilayah tersebut.

“Sehingga ketika Golkar mengusulkan mengusulkan Bang Ian Rasyad menjadi salah satu kandidat calon wali kota Bekasi, sudah barang tentu seluruh partai akan merapatnya. Karena menurut penilaian saya beliau itu menjadi magnet bagi seluruh kader partai dan masyarakat Kota Bekasi karena kepiawaiannya dalam menyatukan seluruh komponen masyarakat,” ujar Iskandar.

Seperti diketahui, Partai Golkar telah mengusulkan 5 nama calon Wali Kota Bekasi, yakni Abdul Rosyad Irwan Siswadi atau Ian Rasyad (Kader Kosgoro 1957), Kusnanto Saidi (Dirut RSUD Kota Bekasi), Ade Puspitasari (Ketua DPD Golkar Kota Bekasi) Novel Saleh Hilabi (kader Golkar), Faisal (Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Golkar)

Baca Juga:  Inilah Tanggapan IPW atas Vonis Hukuman Seumur Hidup Terhadap Irjen Teddy Minahasa

Ian Rasyad bukan pendatang baru dalam kancah perpolitikan di Kota Bekasi. Ia merupakan sosok yang selama ini dinilai mampu menjadi perekat masyarakat Kota Bekasi. Suami dari Enen Saribanon (Plt Kajati Jambi) itu saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua I KONI Jabar 2023-2027.

Berikut biodatanya:

Nama: H Abdul Rosyad Irwan Siswadi,. SE.

TTL: Bekasi 12 September 1961 (63)

Status: Menikah

Riwayat Pendidikan

  1. SMA 1 Kota Bekasi 1980
  2. Kampus STIE Pertiwi 2006 Kota Bekasi

Riwayat Organisasi

  1. Ketua KOSGORO 1996
  2. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) 2013- Sekarang
  3. Wakil Ketua Badan Kekeluargaan Masyarakat Bekasi (BKMB) 1997- sekarang
  4. Ketua KONI Kota Bekasi 2015-2019 & 2019-2023
  5. Wakil Ketua I KONI Jabar 2023-2027
  6. Dewan Pembina Aliansi Ormas Kota Bekasi (AOB) 2017-sekarang

DPP Golkar Lakukan Penjaringan 

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar mengumpulkan seribuan bakal calon kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Dalam pertemuan itu, hadir hadir 1.164 calon kepala daerah, untuk tingkatan pemilihan gubernur, walikota dan bupati.

Selanjutnya, DPP Golkar akan melakukan tahapan dan jadwal dalam penjaringan calon kepala daerah, termasuk pelibatan lembaga-lembaga survei yang direkomendasikan oleh Golkar.

Selanjutnya, DPP Golkar akan memberikan penugasan kepada seluruh calon kepala daerah, untuk melakukan sosialisasi di masyarakat. Kemudian akan dilakukan evaluasi pertama di Bulan Mei 2024.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

DPP Golkar Dinilai Kebobolan, Jabatan Strategis Diisi Mantan Residivis Korupsi
Denny Indrayana Ungkap Bawaslu Dihalangi Akses Dokumen Gibran, Hanya Bermodal Surat Keterangan Kemendikbud
Persoalan Tanah Sejak 2017, G Nyoman Tio Rae Tempuh Jalur Hukum ke Mabes Polri
Dinilai Politisi Prematur, Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq Maju Ketua Golkar Kota Bekasi Dipertanyakan
Pasca Suami Dicokok KPK, Posisi Ranny Fahd Arafiq di Panggung Politik Melemah
Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas
Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:25 WIB

DPP Golkar Dinilai Kebobolan, Jabatan Strategis Diisi Mantan Residivis Korupsi

Jumat, 25 September 2026 - 06:39 WIB

Denny Indrayana Ungkap Bawaslu Dihalangi Akses Dokumen Gibran, Hanya Bermodal Surat Keterangan Kemendikbud

Kamis, 24 September 2026 - 16:53 WIB

Dinilai Politisi Prematur, Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq Maju Ketua Golkar Kota Bekasi Dipertanyakan

Kamis, 24 September 2026 - 15:31 WIB

Pasca Suami Dicokok KPK, Posisi Ranny Fahd Arafiq di Panggung Politik Melemah

Kamis, 24 September 2026 - 11:02 WIB

Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas

Berita Terbaru

Daerah

Dana Revitalisasi SMAN 2 Mazo Cair Rp600 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:07 WIB