dr Reza Gladys Ikut Berpartisipasi Acara BPOM Gelar Gebyar ABG

- Editor

Minggu, 16 November 2025 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Dokter Reza Gladys, Dipl. AAAM dan dr. Attaubah Mufid ikut berpartisipasi acara Gebyar Academia Business and Government Collaboration (ABG) yang diselenggarakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia sebagai bagian refleksi satu tahun Asta Cita pemerintahan Prabowo–Gibran. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 15-16 November 2025 di Kantor BPOM, Jakarta Pusat. Acara ini juga di ikuti oleh deretan merk lokal ternama yang terpilih.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kepala BPOM, Prof. Taruna Ikrar, M.D., Ph.D, ini dirancang untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik, pelaku bisnis, dan pemerintah dalam mendorong inovasi dan riset di sektor kesehatan serta obat dan makanan.

Agenda ini akan diikuti oleh 10 booth peserta dari Korea, Malaysia, India, Singapura, dan Indonesia, serta 20 perguruan tinggi nasional. Oleh sebab itu, dr. Reza Gladys membuka booth produk skincare Glafidsya dan Dermagloss selama acara yang berlangsung 2 hari tersebut.

“Gebyar ABG diharapkan menjadi momentum baru untuk mempertemukan ide, riset, dan peluang bisnis yang dapat mendorong kemandirian inovasi nasional terlebih untuk produk-produk lokal,” kata dr. Reza Gladys, di lokasi.

Baca Juga:  Hanif Dhakiri: QRIS Bukan Hanya Alat Pembayaran, Tapi Simbol Kedaulatan Digital Indonesia

Dengan adanya booth produk skincare yang ia dirikan selama 12 tahun itu, menandakan bahwa produk Glafidsya dan Dermagloss telah lulus uji BPOM, aman, dan tentunya tidak berbahaya.

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka membuka acara secara daring. “Inisiasi dan kolaborasi kunci kemajuan di era kita sekarang,” kata Gibran Rakabuming Raka.

Reza Gladys menjelaskan bahwa tak hanya sekedar berjualan saja, pengunjung dapat melakukan skin analysis di booth tersebut. “Glafers bisa melakukan free konsultasi dengan dokter-dokter Glafidsya, skin analysis juga dan masih banyak kegiatan menarik lainnya,” ungkap wanita asal Cianjur itu.

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menyebut kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penguatan ekosistem inovasi nasional.

“Kami ingin ruang inovasi Indonesia terus tumbuh melalui kontribusi akademisi, dunia usaha, dan pemerintah,” kata Taruna Ikrar. (adt)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

DPR Minta Akses Pendidikan Merata dan Berkualitas Mendukung Penuh Masyarakat
Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Sepakat Dukung Batas Parlemen 5 Persen
Berpeluang Jadi PNS, Status Guru PPPK dari Darah akan Ditarik ke Pusat
DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG
Politisi NasDem: Korban Keracunan MBG Harus Dapat Penanganan Medis Tuntas dan Berkelanjutan
Ahmad Sahroni: DPR Berantas Korupsi Pasti, tapi Jangan Sewenang-wenang!
Ketua Komisi III DPR RI: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Kekuasaan
Legislator Ini Soroti Tumpang Tindih Kewengan Konflik Agraria

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 23:06 WIB

DPR Minta Akses Pendidikan Merata dan Berkualitas Mendukung Penuh Masyarakat

Rabu, 16 September 2026 - 20:56 WIB

Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Sepakat Dukung Batas Parlemen 5 Persen

Sabtu, 12 September 2026 - 08:19 WIB

Berpeluang Jadi PNS, Status Guru PPPK dari Darah akan Ditarik ke Pusat

Sabtu, 12 September 2026 - 04:46 WIB

DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG

Rabu, 9 September 2026 - 14:39 WIB

Politisi NasDem: Korban Keracunan MBG Harus Dapat Penanganan Medis Tuntas dan Berkelanjutan

Berita Terbaru