Gede Oka Suanda, Minta Restu Orang Tua Maju Jadi Walikota Denpasar

- Editor

Sabtu, 30 Maret 2024 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

I Gede Oka Suanda Yudara saat menemui Ibundanya Ni Ketut Alit Sutjitawati untuk meminta doa restu mencalonkan diri sebagai calon walikota Denpasar.

I Gede Oka Suanda Yudara saat menemui Ibundanya Ni Ketut Alit Sutjitawati untuk meminta doa restu mencalonkan diri sebagai calon walikota Denpasar.

 

BALI: Ketua Umum Jangkar Bali Shanti, I Gede Oka Suanda Yudara menunjukan keseriusannya untuk maju menjadi Calon Walikota Denpasar.

Hal tersebut terbukti, ketika Bli Oka sapaan akrabnya menyambangi kediaman Ibunda Ni Ketut Alit Sutjitawati untuk memohon dan meminta restu untuk maju menjadi Walikota Denpasar.

“Hari ini saya menengok Ibu saya, untuk bercengkrama serta menjelaskan dan memohon restu terkait dengan pencalonan saya sebagai calon Walikota Denpasar,” kata Oka, dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/3/2024).

Oka menceritakan sosok seorang Ibu Ni Ketut Alit Sutjitawati, menurutnya seorang ibu mempunyai peran yang penting dalam perjalanan hidup serta karirnya.

“Ibu saya mempunyai banyak peran penting dalam kehidupan serta karir saya, tanpa doa dan restu orang tua, saya bukan siapa-siapa,” ujarnya.

Baca Juga:  AKBP Alfian Tri Permadi Resmi Jabat Kapolres Nias Selatan

Oka menuturkan, sosok ibunya sudah menjadi seorang bidan sejak tahun 1964 tepat setelah Gunung Agung meletus.

“Ibu saya asli Denpasar dari Jro Gede Titih, kemudian beliau sekolah bidan di Malang dan ketemu Alm bapak saya hang juga sekolah IKIP di Malang,” ucap Pria berbadan kekar tersebut.

Tak hanya itu, Oka mengatakan masyarakat di Klungkung banyak dibantu oleh Ibu Ni Ketut Alit Sutjitawati dalam urusan persalinan.

Sementara itu, sosok bapak dari I Gede Oka Suanda Yudara adalah seorang kepala sekolah klungkung dari tahun 1965-1994 yang kemudian menjadi Kakandepdikbud.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
80 Pelaku Ekonomi Kreatif Aceh Utara Didorong Naik Kelas Lewat Ruang Kreatif Merah Putih
Keterangan Kontradiktif, Cabdisdik Wilayah XIV Bantah Beri Tugas Luar Kepala SMAN 2 Mazo
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Kuak Fakta Sengketa Villa Pisang Mas Bali: Kuasa Hukum Ungkap Pihak Lawan Asal “Koar-Koar” Diduga Tanpa Ijazah, Tegaskan Niko Bersih
Pasifnya Kehadiran Kepala Sekolah SMAN 2 Mazo Jadi Sorotan Warga
Dukung Walikota Ngantor di RW, Ini Kata Ketua KADIN Kota Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:01 WIB

Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin

Rabu, 23 September 2026 - 07:50 WIB

Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Selasa, 22 September 2026 - 22:39 WIB

80 Pelaku Ekonomi Kreatif Aceh Utara Didorong Naik Kelas Lewat Ruang Kreatif Merah Putih

Selasa, 22 September 2026 - 16:47 WIB

Keterangan Kontradiktif, Cabdisdik Wilayah XIV Bantah Beri Tugas Luar Kepala SMAN 2 Mazo

Selasa, 22 September 2026 - 11:27 WIB

Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB