Home / DKI

Korps Alumni KNPI Jaktim: Program Pilah Sampah dari Rumah Kolaborasi Jumhur dan Pramono

- Editor

Sabtu, 19 September 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya–Kebaikan kehidupan sehari-hari berawal dari Lingkungan Hidup yang nyaman tentram antara sesama tetangga yang harmonis. Menjaga asa dan rasa, tegur sapa tolong-monolong, peduli sesama menjaga kebersihan dari rumah adalah moto seorang Menteri Lingkungan Hidup Panutan Mohamad Jumhur Hidayat.

“Beliau adalah sosok seorang Aktivis Pergerakan dan Pemberdayaan rakyat yang dipilih Presiden Prabowo Subianto untuk mengemban amanah sebagai Menteri Lingkungan Hidup di Kabinet Merah Putih,” ujar Amos Hutauruk Ketua Korps Alumni KNPI Jakarta Timur dalam keterangan nya kepada wartawan, Sabtu (19/9).

Amos menjelaskan sesuai arahan atau pesan utama dari Pak Presiden Prabowo Subianto kepada Menteri Lingkungan Hidup Mohamad Jumhur Hidayat adalah untuk segera mengurus serta membenahi persoalan tata kelola sampah di Indonesia.

“Teranyar kinerja Pa Menteri adalah menciptakan Penguatan Gerakan Berbasis Masyarakat. Mendorong program pelestarian lingkungan yang melibatkan partisipasi aktif komunitas akar rumput dan membangun budaya peduli lingkungan,” ujar Amos lagi.

Baca Juga:  Gandeng Komunitas Mini 4WD, Bank DKI Dorong Transaksi Non Tunai

Hasil dari program tersebut lanjut Amos dapat menciptakan kaloborasi dari semua pemangku kebijakan di kementrian terkait serta pemerintah daerah khususnya Pemprove DKI Jakarta.

“Dimana, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber. Wajib Pilah Sampah dari Rumah. Setiap warga, perkantoran, dan tempat usaha di Jakarta kini diwajibkan untuk memilah sampah mereka sendiri (seperti memisahkan sampah organik dan anorganik) sebelum diangkut,”benernya.

Menurut Amos perubahan paradigma. istem pengelolaan sampah Jakarta bertransformasi dari pola lama yang hanya “angkut-buang” menjadi “pilah-angkut-olah”.

“Untuk itu pentingnya kerjasama dari lingkungan rumah kita menjaga kebersihan dan patuh akan aturan yang telah di buat oleh pemerintah daerah dan Menteri Lingkungan Hidup, agar Indonesia menjadi lebih bersih hijau dan indah untuk diwariskan kepada anak cucu kita,”ungkapnya.(dri)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026
Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar
Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah
Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang
Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
Danramil Taman Sari Datangi SMAN 17 Jakarta, Siswa Diimbau Hindari Tawuran dan Bullying
Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:31 WIB

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026

Senin, 2 November 2026 - 17:15 WIB

Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu

Berita Terbaru