BANDUNG, Mediakarya – Memahami dunia kerja secara langsung menjadi bagian penting dalam pendidikan vokasi. Hal tersebut dilakukan Aero Astra Akademia melalui kegiatan Hotel Tour & Pra Magang di Le Man Hotel pada 21 September 2026.
Kegiatan tersebut diikuti para siswa sebagai bagian dari persiapan sebelum mereka menjalani pengalaman praktik di industri perhotelan. Sejak tiba di hotel, siswa diperkenalkan dengan lingkungan kerja sekaligus berbagai aktivitas yang menjadi bagian dari operasional hotel.
Dengan mengenakan seragam, para siswa berkumpul di lobi untuk mengikuti penjelasan mengenai fasilitas dan departemen yang ada di hotel. Mereka diperkenalkan dengan area front office, kamar hotel, restoran, fitness center, ballroom, serta berbagai fasilitas publik lainnya.
Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk melihat secara langsung bagaimana teori yang dipelajari di lingkungan pendidikan diterapkan dalam operasional hotel.
Pembelajaran di Aero Astra Akademia sebelumnya telah memberikan dasar mengenai industri perhotelan. Siswa diperkenalkan dengan fungsi masing-masing departemen, jenis kamar mulai dari superior hingga suite room, serta tugas dan tanggung jawab yang melekat pada setiap bagian.
Selain kemampuan teknis, siswa juga dibekali pengetahuan mengenai grooming, etika, komunikasi, kedisiplinan, serta sikap profesional.
Materi tersebut menjadi bagian dari persiapan agar siswa tidak hanya memahami pekerjaan secara teori, tetapi juga mengetahui standar perilaku dan pelayanan yang diterapkan di industri perhotelan.
Pimpinan Aero Astra Akademia Denny Primawan Lo, S.E., M.M., CPA, CHM., C.Me., menilai pengalaman langsung di industri memiliki peran penting dalam pembentukan kompetensi siswa.
“Praktek di industri standar hotel berbintang segera setelah teori sangat penting untuk membentuk sikap mental, disiplin dan skill keterampilan,” ujar Denny.
Menurut dia, pembelajaran berbasis industri memberikan kesempatan kepada siswa untuk memahami tuntutan pekerjaan secara lebih nyata.
Untuk memperkuat pembelajaran praktik, Aero Astra Akademia memiliki Aero Hotel dan Aero Cafe Ngombe sebagai teaching factory (TeFa). Fasilitas tersebut digunakan untuk memberikan pengalaman praktik kepada siswa sebelum mereka berhadapan dengan situasi kerja di industri.
Aero Astra Akademia juga memiliki status sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) Perhotelan. Dengan fasilitas tersebut, proses pendidikan tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran teori, tetapi juga praktik dan pengujian kompetensi.
Pengalaman siswa kemudian dilanjutkan melalui praktik di sejumlah hotel mitra. Di antaranya jaringan Swissôtel, Grand Mercure, Mercure, Novotel, ibis dalam grup Accor, Swiss-Belhotel, JW Marriott, Sheraton, Tentrem, Aston, Horison, Kagum Group Hotel, Harris, dan The Alana.
Pengalaman praktik di lingkungan hotel juga menghasilkan sejumlah catatan positif bagi siswa Aero Astra Akademia.
Akbar tercatat mendapatkan penghargaan sebagai The Best Trainee di ibis Bandung Trans Studio. Sementara Gugus memperoleh apresiasi sebagai Employee of the Month di Swissôtel Pantai Indah Kapuk (PIK) Avenue.
Pengalaman berbeda dialami Ridwan saat menjalani praktik di Hotel Mercure Karawang. Ia mendapat apresiasi setelah membantu menyelamatkan seorang anak tamu di area kolam renang hotel.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan keterampilan sekaligus sikap tanggap siswa ketika menghadapi kondisi di lapangan.
Aero Astra Akademia juga mencatat sejumlah sertifikat apresiasi dari industri, antara lain dari Mercure Karawang, ibis Bandung Trans Studio, Swiss-Belhotel Express Cilegon, Kagum Group Hotel, Novotel Lampung, dan Horison Lampung.
Selain kompetensi teknis, Aero Astra Akademia menanamkan nilai “Berpikir Bisa” kepada para siswanya. Nilai tersebut menjadi bagian dari pembentukan pola pikir dan etos kerja siswa yang disebut sebagai “Aero Nation”.
Melalui Hotel Tour, pra magang, teaching factory, dan praktik di hotel, siswa diperkenalkan secara bertahap dengan lingkungan kerja yang akan mereka masuki.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat siswa memiliki pemahaman lebih utuh mengenai pekerjaan di industri perhotelan, baik dari sisi keterampilan, kedisiplinan, pelayanan, maupun tanggung jawab profesional. (Hab)










