IPW Menduga Penahanan Sambo Terkait Dengan Pistol dan Barang Bukti yang Hilang

- Editor

Minggu, 7 Agustus 2022 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso. (Ist)

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso. (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Indonesia Police Watch (IPW) menilai penempatan Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy sambo di Mako Brimob merupakan langkah tepat guna melancarkan proses pemeriksaan Irsus maupun Timsus.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mengungkapkan, bahwa pemeriksaan saat ini diduga dengan pelanggaran kode etik berat yang dilakukan jenderal bintang dua tersebut yakni terkait perusakan TKP dan menghilangkan barang bukti.

“Kami menduga barang bukti yang saat ini dipertanyakaan adalah keberadaan pistol, proyektil, dan lainnya. Untuk itu terkait dengan pelanggaran kode etik Ferdy Sambo dapat dipecat,” kata Sugeng dalam keterangannya kepada Mediakarya, Minggu (7/8/2022)

Selain itu, terkait dengan dugaan pelanggaean kode etik tersebut juga termasuk perbuatan pidana, yaitu melanggar pasal 221 KUHP Jo pasal 233 KUHP dan ancaman hukumannya 4 tahun penjara.

Sementara itu, jika Sambo terbukti menyuruh mengambil cctv yang bukan miliknya maka dapat juga dikenakan pasal 362 KUHP Jo pasal 56 dengan ancaman pidana 5 tahun penjara.

“Guna kepentingan menunggu pemeriksaan perkara pokok meninggalnya Brigpol Joshua yang diusut dengan pasal pasal 338 KUHP Jo 55 dan 56 KUHP,” tandasnya.

Baca Juga:  IPW Minta Menko Polhukam Evaluasi Penyidik Bareskrim dan Jaksa Pemeriksa Kasus Indosurya

Sebelumnya,  Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Sabtu (6/8/2022). Sambo dimintai keterangan dalam kasus tewasnya Brigadir J di kediaman dinas miliknya di Rumah Dinas Polri, Duren Tiga, Pancoran, Jumat (8/7/2022).

“Sudah ditangkap dan ditahan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok,” ujar salah satu sumber di Mabes Polri, Sabtu (6/8/2022).

Sebelumnya diketahui, sejumlah personel Brimob mendatangi Gedung Bareskrim Polri yang berada di Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kedatangan pasukan khusus Polri tersebut atas perintah dari Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto dalam rangka pengamanan.

“Itu dari Satuan Setingkat Pleton,” ujar Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian kepada MPI saat dikonfirmasi, Sabtu (6/8/2022).

Jenderal bintang satu itu juga mengatakan, personel Brimob tersebut akan berjaga di Gedung Bareskrim sesuai dengan permintaan dari Kabareskrim. “(Untuk berapa lamanya, -red) sesuai dengan kebutuhan saja,” jelasnya***

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pergantian Kapolri Dinilai Jadi Momentum Perbaikan Budaya Kerja Polri
Sekjen NCW Harap Kapolri Baru Perkuat Penegakan Hukum dan Berantas Korupsi di Daerah
Inisiator GNK Habib Syakur: Kapolri Suyudi Ario Seto Harus Bawa Perubahan di Tengah Isu Geopolitik
Etos Indonesia Desak DPP Golkar Cabut Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq: Istri Koruptor Hattrick Ancam Elektoral Partai
Selamat dan Sukses, Kepada Sahabat yang Kini Memegang Tali Pimpinan Bhayangkara
Diduga Buka Lowongan Kerja Palsu, Ruko Di Bekasi Timur Disidak Disnaker
Rugikan Negara Rp2 Triliun, Kejagung Ungkap Korupsi Migas Bekasi Langgar Izin DPRD dan Kementerian ESDM
Tri Nusa Bekasi Raya Kawal Kasus Migas, Sebut Wali Kota Bekasi Bakal Dipanggil Kejagung Pekan Depan

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Pergantian Kapolri Dinilai Jadi Momentum Perbaikan Budaya Kerja Polri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Sekjen NCW Harap Kapolri Baru Perkuat Penegakan Hukum dan Berantas Korupsi di Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Inisiator GNK Habib Syakur: Kapolri Suyudi Ario Seto Harus Bawa Perubahan di Tengah Isu Geopolitik

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Etos Indonesia Desak DPP Golkar Cabut Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq: Istri Koruptor Hattrick Ancam Elektoral Partai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Selamat dan Sukses, Kepada Sahabat yang Kini Memegang Tali Pimpinan Bhayangkara

Berita Terbaru