Jadi Korban Mafia Tanah, Kakak Kandung Nirina Zubir Malah Dilaporkan Balik

- Penulis

Kamis, 18 November 2021 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Kakak kandung Nirina Zubir, Fadhlan Karim, belum lama ini mengaku didatangi enam polisi atas dugaan penyekapan terhadap Riri Khasmita.

Kasus dugaan mafia tanah yang dialami aktris papan atas Nirina Zubir kian pelik. Usai melaporkan asisten rumah tangganya ke polisi, justru sang kakak dilaporkan balik terkait dugaan penyekapan terhadap asisten rumah tangganya.

Namun demikian Fadhlan membenarkan beberapa waktu lalu kediaman Riri yang tak jauh dari rumah ibu kandungnya didatangi enam orang polisi.

Kabarnya, kedatangan pihak berwajib didasari dari aduan yang menuding Fadhlan melakukan penyekapan terhadap Riri. 

“Atas penyekapan, dia kayak pengin melaporkan saya atas laporan balik,” ujar Fadlan Karim kepada awak media, Rabu (17/11/2021). 

Menanggapi hal ini, kuasa hukum keluarga Nirina Zubir pun buka suara. Ruben Jeffry selaku pengacara menduga Riri merasa disekap lantaran kliennya mengirim petugas keamanan.

Baca Juga:  Aset Rp17 Miliar Digasak ART, Nirina Zubir: Saya Sakit Hati

Padahal, kata Ruben, petugas tersebut ditugaskan guna mengamankan aset fisik milik ibu kandung Nirina Zubir. 

“Kami menempatkan satpam itu pengamanan aset dikira dia disekap pada,” jelas Ruben Jeffry. 

Meski begitu, hingga kini pihaknya belum menerima surat panggilan polisi terkait dugaan kasus penyekapan. 

“Kami nggak lihat suratnya, datang polisi jam 10 malam ke kediaman Riri apakah dilakukan penyekapan, tapi tidak tahu, belum ada pemanggilan baru inspeksi lapangan saja,” lanjut Ruben. 

Ruben juga meyakini, kedatangan polisi beberapa waktu lalu atas laporan atau aduan sebelumnya. Dia menduga kuat, Riri yang melayangkan laporan tersebut kepada pihak berwajib. 

“Setahu kami, kalau sudah ada polisi datang sudah ada laporan atau aduan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi
Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi
Yayasan dan Mitra yang Berafiliasi dengan Mantan Kepala BGN Bakal Diperiksa Kejagung?
Bawa Sejumlah Bukti, Korban Penipuan Hanania Travel Datangi Kantor BPKN RI
Eks Kepala BGN dan Wakilnya Resmi Tersangka, Begini Tanggapan Praktisi Hukum
Beri Delapan Catatan Penting dalam Tata Kelola MBG, BPKN Dukung Kepala BGN Baru
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:14 WIB

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:01 WIB

KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:33 WIB

Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:24 WIB

Yayasan dan Mitra yang Berafiliasi dengan Mantan Kepala BGN Bakal Diperiksa Kejagung?

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bawa Sejumlah Bukti, Korban Penipuan Hanania Travel Datangi Kantor BPKN RI

Berita Terbaru

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat  hendak digelandang ke mobil tahanan.

Ekonomi & Bisnis

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:14 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:17 WIB