Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi

- Editor

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Bidang PP AMPG, Adi Yunsyah

Sekretaris Bidang PP AMPG, Adi Yunsyah

KOTA BEKASI, Mediakarya – Menjelang kontestasi pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bekasi, dinamika politik internal partai berlambang pohon beringin itu mulai menghangat.

Persaingan menuju kursi Ketua DPD II Golkar Kota Bekasi kini menjadi pembicaraan hangat yang dinantikan oleh seluruh kader dan simpatisan.

Saat ini, kepemimpinan DPD Golkar Kota Bekasi masih digawangi Ade Puspitasari. Namun, menjelang agenda Musda sejumlah nama potensial mulai bermunculan dan mengerucut sebagai calon kuat penerus estafet kepemimpinan.

Berdasarkan hasil wawancara sejumlah kader di 12 Kecamatan, mayoritas kader Golkar masih  menginginkan agar figur Ketua DPD Golkar kedepan merupakan orang Bekasi.

Sejumlah nama yang tengah santer di antaranya, Ade Puspitasari (Ketua DPD sekarang), M. Ikhsan Nurjamil (Sekjen DPP AMPG) dan Ranny Fahd Rafiq (anggota DPR RI).

Sosok Ade Puspitasari menjadi salah kandidat yang elektabilitasnya terus menguat dalam bursa calon Ketua DPD II Golkar Kota Bekasi. Kemudian disusul Ikhsan Nur Jamil dan Ranny Fahd Rafiq.

Baca Juga:  Ganjar: Presiden Jokowi Adalah Mentor Saya

Menanggapi dinamika yang politik di internal Golkar Kota Bekasi, kader senior Golkar Kota Bekasi Adi Yunsyah menegaskan bahwa secara prinsip, setiap kader memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengabdi dan memimpin.

“Secara demokrasi internal, semua kader tentu memiliki hak yang sama untuk maju sebagai calon Ketua DPD II Golkar Kota Bekasi. Namun secara pribadi dan organisatoris, saya berpandangan bahwa sebaiknya kita menunggu dan mengikuti arahan serta petunjuk yang diberikan oleh DPD I maupun DPP,” ujar pria yang kerap disapa Monel ini.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa kedisiplinan dan ketaatan terhadap aturan organisasi adalah ciri khas Partai Golkar sebagai partai besar yang berpengalaman.

“Golkar adalah partai besar yang selalu menjunjung tinggi disiplin, taat, dan tunduk pada perintah pimpinan secara berjenjang. Intinya satu, kita harus sama-sama memiliki semangat untuk membesarkan partai dan berkontribusi untuk rakyat melalui kerja-kerja nyata yang kerakyatan,” tegas Monel. (Adit)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Promo Minuman Beralkohol Gratis Pakai Hafalan Al-Qur’an, BPKN RI: Promosi Miras Jangan Eksploitasi Simbol Agama
Di Bawah Kepemimpinan Ade Puspitasari, Bapilu Golkar Kota Bekasi Pastikan Pengurus DPD Solid
Dukung Penanganan Pengolahan Sampah, Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Rusunawa Rorotan dan Rawa Badak
Bank Jakarta Bangun Biodigester Komunal di Rorotan dan Rawa Badak, Dukung Penanganan Pengolahan Sampah di Jakarta
GNK Sentil Panglima Agus soal Kamtibmas : Jangan Sampai Publik Anggap TNI Ambil Alih Tugas Polri
Kisah Teuku Markam, Pengusaha Aceh yang Disebut Sumbangkan 28 Kg Emas untuk Monas
Jelang Musda Golkar, Partai Pohon Beringin Kota Bekasi Terancam Tercabut dari Akarnya
Tiga Surpres Mensesneg Kubur Operasi Politik Pemain Isu Pergantian Kapolri

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Promo Minuman Beralkohol Gratis Pakai Hafalan Al-Qur’an, BPKN RI: Promosi Miras Jangan Eksploitasi Simbol Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Di Bawah Kepemimpinan Ade Puspitasari, Bapilu Golkar Kota Bekasi Pastikan Pengurus DPD Solid

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Dukung Penanganan Pengolahan Sampah, Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Rusunawa Rorotan dan Rawa Badak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Bank Jakarta Bangun Biodigester Komunal di Rorotan dan Rawa Badak, Dukung Penanganan Pengolahan Sampah di Jakarta

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Kisah Teuku Markam, Pengusaha Aceh yang Disebut Sumbangkan 28 Kg Emas untuk Monas

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno (Foto: Istimewa)

Opini

Mengapa Nama Pratikno Kini Dikaitkan Mundur?

Selasa, 11 Agu 2026 - 20:55 WIB