Jumlah Pemeluk Islam di AS Meningkat Drastis

- Penulis

Minggu, 12 September 2021 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

NEW YORK, Mediakarya – Sensus Agama non-pemerintah AS mengungkap bhwa dalam rentang tahun 2000 hingga 2010, Muslim di AS tumbuh dari sekitar 1 juta menjadi 2,6 juta. Ini menunjukkan kenaikan 67 persen dan menjadikannya agama dengan pertumbuhan tercepat di Amerika Serikat.

Sensus tersebut seolah menjawab bahwa serangan 11 September di Amerika Serikat oleh para ekstremis itu ternyata banyak orang Amerika yang pertama kali mengenal Islam, dan justru memilih untuk masuk Islam.

Pada 2017, jumlah Muslim di AS diperkirakan mencapai 3,45 juta menurut riset Pew Research. Terlepas dari pertumbuhan ini, Muslim di Amerika Serikat hanya mewakili sekitar 1 persen dari populasi AS pada 2020, menurut temuan Lembaga Penelitian Agama Publik.

Baca Juga:  Pemerintah Pusat Turun Tangan Atasi Pergerakan Tanah di Purwakarta

Sebagai perbandingan, orang Kristen membentuk sekitar 70 persen dari populasi, sementara 23 persen orang Amerika mengatakan mereka tidak berafiliasi dengan agama atau diidentifikasi sebagai ateis atau agnostik.

Sebagaimana dikutip dari republika, dalam pemilihan AS 2020, CGTN mewawancarai aktivis Ohio dan Delegasi Konvensi Nasional Demokrat Cynthia Cox Ubaldo, yang masuk Islam setelah 11 September. Ubaldo mengatakan dia tertarik pada Islam saat dia meneliti serangan teroris oleh ekstremis Muslim. (dji)

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Reformasi Birokrasi: Dinamika dan Dialektikanya 
Jakarta Darurat Sampah, Mbak Yuke Berharap Partisipasi Seluruh Pihak Sukseskan Program Pemilahan Sampah
AS Mulai Melunak dengan Iran, Israel Malah Ngambek ke Trump
Pasca Reformasi 98: Demokrasi Makin Menjauh, Semangat Perubahan Kian Dipinggirkan
Alasan Tak Mendasar, Pihak Kampus Unisma Bekasi Tolak Nobar Film “Pesta Babi”
DPRD Bali Soroti Status Pulau Serangan, Kawasan Sakral Warisan Leluhur Jangan Diubah
ICC 100 Brands dan BPKN Award 2026 Siap Digelar, BPKN RI Perkuat Gerakan Perlindungan Konsumen
Iran Ancam Beri Balasan Lebih Keras Jika Trump Ulangi “Kebodohan”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:35 WIB

Reformasi Birokrasi: Dinamika dan Dialektikanya 

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:22 WIB

Jakarta Darurat Sampah, Mbak Yuke Berharap Partisipasi Seluruh Pihak Sukseskan Program Pemilahan Sampah

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:17 WIB

AS Mulai Melunak dengan Iran, Israel Malah Ngambek ke Trump

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:06 WIB

Pasca Reformasi 98: Demokrasi Makin Menjauh, Semangat Perubahan Kian Dipinggirkan

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:43 WIB

Alasan Tak Mendasar, Pihak Kampus Unisma Bekasi Tolak Nobar Film “Pesta Babi”

Berita Terbaru

Bank Dunia (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Haidar Alwi Apresiasi Sikap Pemerintah Tolak Suntikan Dana dari IMP

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:24 WIB

DKI

Reformasi Birokrasi: Dinamika dan Dialektikanya 

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:35 WIB

Opini

Reformasi Belum Selesai, Perjuangan Terus Berlanjut

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:23 WIB