Kader Golkar Kota Bekasi Diminta Bersiap Diri Hadapi Pilpres, Pileg dan Pilkada

- Penulis

Kamis, 28 Juli 2022 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ade Puspitasari bersama Ketum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua DPD Golkar Jabar Ace Hasan Syadzily.

Ade Puspitasari bersama Ketum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua DPD Golkar Jabar Ace Hasan Syadzily.

KOTA BEKASI, Mediakarya –  Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kota Bekasi Ade Puspitasari mengajak seluruh kader Golkar mendukung kesiapan kerja dan aktualisasi strategi pada Pileg, Pilpres dan Pilkada 2024 mendatang.

“Oleh karena itu, pesan saya kepada seluruh para kader untuk memantapkan keyakinan diri bahwa Partai Golkar Kota Bekasi memiliki optimisme untuk tetap tumbuh dengan kekuatan yang mengakar pada masyarakat,” ujar Ade saat memberikan pidato politiknya pada Rakerda Partai Golkar, belum lama ini.

Pada kesempata itu, Ade juga mengingatkan bahwa Rakerda Partai Golkar harus menjadi ajang menuangkan gagasan dan program kerja yang tak lepas dari realitas politik dalam menghadapi Pemilu serentak di 2024 mendatang. 

Sebagai Ketua DPD partai Golkar Kota Bekasi dirinya mengajak seluruh pengurus dan kader agar mampu mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki, untuk menjamin fungsi kelembagaan partai agar dijalankan dengan sebaik-baiknya. 

“Kami mengajak kepada seluruh kader agar tetap mampu berdiri tegak menjaga kekompakan dan kesolidan, seperti pohon beringin yang tetap kokoh berdiri meski dihantam berbagai badai yang datang,” ungkap Ade.

Ade juga mengimbau agar seluruh kader tegak lurus terhadap keputusan partai di antaranya dalam rangka mendukung Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai calon presiden pada Pilpres mendatang.

Kader Golkar Kota Bekasi juga harus berperan aktif untuk mensosialisasikan capres yang diusung oleh Golkar. Selain  itu, pihaknya juga mengajak seluruh pengurus DPD Golkar agar dapat meningkatkan capaian kursi legislatif Partai Golkar dari 8 kursi menjadi 12 kursi pada Pileg mendatang.

Baca Juga:  DPP Diminta Turun Tangan Atasi Konflik Golkar Kota Bekasi

“Sebab, dengan capaian perkecamatan 1 kursi atau perdapil 2 kursi, maka kita dapat mempertahankan kemenangan kepala daerah pada pilkada mendatang,” tandasnya.

Ade juga menyampaikan pesan penting yang ditujukan kepada seluruh kader Golkar Kota Bekasi. Pertama,  keberdayaan di masa sulit merupakan bentuk karya kekaryaan itu sendiri. Kemudian yang kedua, ketangguhan di masa kini akan menjadi investasi penentu bagi karir kekaryaan di masa depan. Selanjutnya yang ketiga bahwa kesetiaan diri yang tidak berubah, sejatinya akan membentuk karakter kader Partai Golkar yang persisten (gigih) dan kuat.

“Ibarat serpihan abu dan pasir dari sebuah peristiwa vulkanik yang kerap terjadi dalam kehidupan kita, pada saatnya akan menjadi material yang menyuburkan tanah di sekelilingnya. Demikian pula serpihan ironi dan empati yang dirasakan para kader Golkar telah menyemaikan energi pembaruan di kalangan para kader untuk melanjutkan kekaryaan yang sudah terbangun,” katanya.

Lebih lanjut, keberagaman yang dinamis dan menjadi harmoni kehidupan di Kota Bekasi saat ini merupakan wujud keberanian dan pengakuan atas kinerja kekaryaan. Aspirasi atas kepentingan jaminan kesehatan telah diperjuangkan dan dirasakan warga Kota Bekasi. 

“Ajakan untuk berpikir dan menemukan solusi terhadap suatu persoalan yang kompleks, dengan cara berpikir ‘think out of the box’ telah menjadi inspirasi yang kuat bagi para kader, bahkan mungin saja tidak sekedar teringat, namun juga telah tertanam dalam sikap dan tindakan kader PG Kota Bekasi,” pungkasnya. ***

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute
Ketika Bea Cukai Menjadi Medan Pertarungan Kekuasaan
Bawa Isu Nasional, Aliansi Mahasiswa Kota Bekasi Geruduk DPRD
Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026
Lima Tuntutan, Satu Pertanyaan: Negara Masih Mendengar atau Tetap Abai?
Pemprov Disarankan Gandeng Polda Metro Hapus Denda ETLE
Bantah Halangi Penyidikan, Pendiri IAW Beberkan Sejumlah Fakta Dukungan Penegakan Hukum di KPK
PMPRI Kembali Soroti Kasus Korupsi di BGN: Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer?
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:33 WIB

Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:55 WIB

Ketika Bea Cukai Menjadi Medan Pertarungan Kekuasaan

Senin, 15 Juni 2026 - 16:31 WIB

Bawa Isu Nasional, Aliansi Mahasiswa Kota Bekasi Geruduk DPRD

Senin, 15 Juni 2026 - 12:40 WIB

Lima Tuntutan, Satu Pertanyaan: Negara Masih Mendengar atau Tetap Abai?

Senin, 15 Juni 2026 - 08:45 WIB

Pemprov Disarankan Gandeng Polda Metro Hapus Denda ETLE

Berita Terbaru

Kantor Pusat Bea Cukai (Foto: Ist)

Headline

Ketika Bea Cukai Menjadi Medan Pertarungan Kekuasaan

Selasa, 16 Jun 2026 - 16:55 WIB