Kasus Penderita ISPA Menurun di Kota Bekasi

- Editor

Rabu, 22 Desember 2021 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

KOTA BEKASI, Mediakarya – Dinas Kesehatan Kota Bekasi mencatat ada 1.793 kasus penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) periode Januari-November 2021 di Kota Bekasi. Dari data tersebut, terjadi penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2019 dan tahun 2020.

Informasi yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi, sebanyak 1.793 kasus di tahun 2021 terdiri dari 287 kasus pada rentang usia kurang dari 1 tahun, 689 kasus usia 1-5 tahun dan 817 kasus untuk usia lebih dari 5 tahun.

“Pada tahun 2020 total kasus sebanyak 2.220 dengan rincian 433 kasus usia kurang dari 1 tahun, 1.110 kasus pada usia 1-5 tahun dan 677 kasus pada usia di atas 5 tahun,” ujar Dinkes Kota Bekasi.

Sementara itu, total kasus tahun 2019 sebanyak 4.108 dengan rincian 868 kasus usia kurang dari 1 tahun, 1.989 kasus pada usia 1-5 tahun, dan 1.251 kasus pada usia lebih dari 5 tahun.

“Untuk itu, Pemkot dan Dinkes Kota Bekasi mengimbau kepada warga untuk tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam upaya mencegah ISPA,” pesannya.

Dilansir dari alodokter.com ISPA adalah infeksi di saluran pernapasan, yang menimbulkan gejala batuk, pilek, disertai dengan demam. Penyebarannya melalui udara. ISPA sangat mudah menular dan dapat dialami oleh siapa saja, terutama anak-anak dan lansia.

Baca Juga:  Santuni Anak Yatim, Neneng Berharap Demokrat Makin Dekat Dengan Rakyat

Sesuai dengan namanya, ISPA akan menimbulkan peradangan pada saluran pernapasan, mulai dari hidung hingga paru-paru. Kebanyakan ISPA disebabkan oleh virus, sehingga dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus dan antibiotik.

Tindakan pencegahan utama ISPA adalah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu:

1. Cuci tangan secara teratur, terutama setelah beraktivitas di tempat umum.
2. Hindari menyentuh wajah, terutama bagian mulut, hidung, dan mata, untuk menghindari penularan virus dan bakteri.
3. Gunakan sapu tangan atau tisu untuk menutup mulut ketika bersin atau batuk. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit ke orang lain.
4. Perbanyak konsumsi makanan kaya vitamin, terutama vitamin C, untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
5. Olahraga secara teratur.
6. Berhenti merokok.
7. Lakukan vaksinasi, baik vaksin MMR, influenza, atau pneumonia. Diskusikan dengan dokter mengenai keperluan, manfaat, dan risiko dari vaksinasi ini. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’
Dinilai Bermasalah, Prabu Peduli Lingkungan dan Warga Minta Proyek Pemprov Jabar di TPA Burangkeng Dihentikan
Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”
Diduga Buka Lowongan Kerja Palsu, Ruko Di Bekasi Timur Disidak Disnaker
Raih Juara 1 Pencak Silat, Siswa Terput Global 1 Dapat Apresiasi
Akses Ditutup Total, Proyek Jalan Burangkeng–Ciledug Bikin Pedagang Kehilangan Penghasilan
Salurkan Hal Positif, Polsek Bekasi Selatan Buka Pelatihan Ju-Jitsu Bagi Pelajar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Dinilai Bermasalah, Prabu Peduli Lingkungan dan Warga Minta Proyek Pemprov Jabar di TPA Burangkeng Dihentikan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Diduga Buka Lowongan Kerja Palsu, Ruko Di Bekasi Timur Disidak Disnaker

Berita Terbaru