Kembali Datangi KPK, LSM Trinusa Pastikan KPK Periksa Mantan Wali kota Bekasi Tri Adhianto

- Penulis

Sabtu, 27 Juli 2024 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Trinusa Bekasi Raya kembali menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta Selatan, pada Jumat (26/7/2024)

Kedatangan sejumlah pengurus Trinusa di gedung KPK menanyakan progres pengusutan dugaan korupsi Foster Oil Energy dengan Migas Kota Bekasi yang terindikasi merugikan negara hingga belasan miliar rupiah yang diduga melibatkan mantan Wali Kota Bekasi.

“Hari ini kami bersama teman-teman Trinusa Kota Bekasi menanyakan langsung kepada pihak penyidik terkait dengan penanganan kasus dugaan korupsi Foster Oil Energi yang diduga melibatkan mantan wali kota Bekasi tahun 2022 yakni Tri Adhianto,” kata Mandor Baya kepada sejumlah awak media di depan gedung KPK, Jumat (26/7/2024).

Selain itu, kata Mandor Baya, pihaknya juga kembali menyerahkan dokumen terkait dengan kerugian negara yang sempat hilang di internet dan berhasil ditemukan oleh LSM Trinusa. “Data kita sudah lengkap. bahkan kita berhasil menemukan data yang sudah hilang di internet dan kita serahkan lagi ke penyidik di KPK,” kata Mandor.

Baca Juga:  Bupati Gianyar Curhat Masalah Penyertifikatan Aset Daerah ke KPK

Mandor juga mengatakan bahwa, saat ini lembaga antirasuah itu siap mengembangkan data yang diserahkannya untuk dibedah oleh penyidik. “Respon penyidik sangat positif sedang dikembangkan, sedang dilakukan pembedahan. Semoga dalam waktu dekat ini penyidik bisa memanggil mantan Wali Kota Bekasi tahun 2022,” tutur Mandor.

Ketika disinggung, apakah pelaporan terhadap Tri Adhianto ada muatan politik jelang Pilkada Serentak 2024, mengingat Tri Adhianto akan maju menjadi calon Wali Kota Bekasi, Mandor pun membantahnya.

Menurutnya, pelaporan ini, sebenarnya ingin dilakukan jauh sebelum Pilkada Serentak. Namun baru bisa terealisasi menjelang momentum pilkada. “Jauh sebelumnya, kita mengumpulkan data dulu. Setelah data lengkap baru kita melakukan pelaporan ke KPK. Memang momentumnya bertepatan dengan Pilkada,” bantah Mandor. (hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

SPPG Polri Pekayon Jaya Terlambat Bikin IPAL
MUKOTA KADIN Kota Bekasi Ke-VI, Pemkot Bekasi Akan Kolaborasi Dengan Pengurus Baru
Dibangun Tanpa Ijin Pemkot, Tanggul Jalan Di Galaxy Diminta Untuk Dibongkar
Kejurprov 1 Savate, Masih Butuh Perhatian Pemkot Bekasi Terkait Sarana
Jelang Pertandingan Kejurprov 1 Savate, Juri Dan Wasit Mendapat Penataran
Pemotongan Remunerasi Pegawai RSUD Kota Bekasi, Wali Kota Bekasi Angkat Bicara
Jelang Reuni Akbar 212, Tokoh Agama Minta Masyarakat Jaga Situasi
AWG Bertekad Menjaga Persatuan dan Menjaga Situasi Kondusif Saat Peringati Bulan Solidaritas Palestina 2025
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:17 WIB

SPPG Polri Pekayon Jaya Terlambat Bikin IPAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:28 WIB

MUKOTA KADIN Kota Bekasi Ke-VI, Pemkot Bekasi Akan Kolaborasi Dengan Pengurus Baru

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:30 WIB

Dibangun Tanpa Ijin Pemkot, Tanggul Jalan Di Galaxy Diminta Untuk Dibongkar

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:14 WIB

Kejurprov 1 Savate, Masih Butuh Perhatian Pemkot Bekasi Terkait Sarana

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:39 WIB

Jelang Pertandingan Kejurprov 1 Savate, Juri Dan Wasit Mendapat Penataran

Berita Terbaru