Ketua Komisi I: Ruang Digital Jadi Sarana Penunjang Kemajuan UMKM

- Editor

Kamis, 16 Februari 2023 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid mengatakan, digitalisasi memberikan peluang bagi pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berkembang.

Sebab menurut Meutya Hafid, ruang digital merupakan wadah terjadinya interaksi dan pertukaran informasi antarpengguna di dunia digital.

“Ruang digital merupakan peluang bagi pelaku-pelaku UMKM dalam menjangkau pasar yang lebih luas, tidak hanya domestik tetapi juga Internasional,” kata Meutya dalam keynote speakernya pada acara webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Strategi Pengembangan UMKM Melalui Media Sosial, Kamis (16/2).

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek menghadirkan Pengusaha Hidroponik dari Sumatera Utara, Mardhi Wardiansyah dan Fasilitator UMKM Micromentor Indonesia, Aulia Arfan.

Meutya Hafid menyebut ke depan, semua jenis bisnis tanpa terkecuali harus berbasis digital untuk bertahan. “Ketika semua manusia mendapatkan informasi dari digital, maka sulit untuk bisnis bertahan ketika dia tidak memasuki ranah digital” ujarnya.

Politisi senior Partai Golkar mengatakan promosi atau pemasaran digital bisa dilakukan melalui media sosial, lalu jualan di marketplace, pakai jasa endorsment melalu relasi, kenalan, keluarga, ataupun influencer lokal.

Baca Juga:  Pelaku UMKM Didorong Dapat Manfaatkan Ruang Digital Secara Total

“Tinggal bagaimana kita selaku pelaku UMKM menyesuaikan dengan target pasar yang kita tuju,” ucapnya.

Dia berharap anak muda bisa menjadi pelopor wirausaha yang dapat menumpahkan ide kreatifnya dengan memanfaatkan ruang digital. “Oleh karena itu, semua anak muda harus berpikir kreatif dan menumpahkan ide kreatif kita dalam bentuk usaha diruang digital,” ungkap Meutya.

Di tempat yang sama, Pengusaha Hidroponik dari Sumatera Utara, Mardhi Wardiansyah mengatakan dirinya mempromosikan usahanya melalui media sosial Instagram, Facebook dan Google Bisnis dengan nama akun Hidroponik Binjai.

“Cara ini sangat efektif, khalayak ramai mulai mengenal kami dan penjualan sayur kami meningkat,” ujarnya.

Tak berhenti disitu, usahanya kata Mardi merambah dengan menjual perlengkapan hidroponik dan jasa pembuatan instalasi tanam hidroponik.

Sementara itu, Fasilitator UMKM Micromentor Indonesia, Aulia Arfan menilai digital marketing sangat penting sebab transaksi perdagangan online di Indonesia cukup tinggi. “Dari data yang ada, tahun 2015 nilai perdagangan online mencapai Rp 288 triliun dan di tahun 2016 mencapai Rp 394 triliun,” katanya.***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ayah Oet Desak Polemik Legalitas Bendera Bulan Bintang Tuntas Sebelum 4 Desember 2026
Pakar Sebut Gerindra-PDIP Makin Mesra, Jokowi-Gibran Justru Terpinggirkan Menuju 2029
Prabowo Puji Pramono Anung di Peresmian LRT Jakarta: Saya Akui Gubernur Hebat, Orang Baik, Meski Bukan dari Partai Saya
Elektabilitas Dedi Mulyadi Terancam Tergerus, Pramono Anung Jadi Pesaing Utama
Sestama BNPB Bungkam Usai Diperiksa KPK
Pembentukan Pansel KPU Bawaslu DPR Tawarkan Dua Skema
Kemensos Pastikan 15 Juta Data Terdaftar di Perlinsos
Musda ke-XI Golkar Nias Selatan: Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dibuka

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Ayah Oet Desak Polemik Legalitas Bendera Bulan Bintang Tuntas Sebelum 4 Desember 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Pakar Sebut Gerindra-PDIP Makin Mesra, Jokowi-Gibran Justru Terpinggirkan Menuju 2029

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:42 WIB

Elektabilitas Dedi Mulyadi Terancam Tergerus, Pramono Anung Jadi Pesaing Utama

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Sestama BNPB Bungkam Usai Diperiksa KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Pembentukan Pansel KPU Bawaslu DPR Tawarkan Dua Skema

Berita Terbaru

Para siswi SMP Negeri 5 Kota Bekasi saat berbelanja di Pasar Tradisional Seroja

Daerah

Mulai Tergerus Jaman, Pasar Tradisional Kini Adaptasi

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:09 WIB