Kontraktor Ungkap Bagian Paling Sulit Bangun Sirkuit Formula E

- Editor

Rabu, 23 Februari 2022 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Kontraktor pembangunan lintasan Formula E dari PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk, Ari Wibowo mengatakan, upaya besar membangun lintasan Formula E adalah memadatkan tanah berlumpur. Lokasi tersebut kemudian disebut zona 5.

Saat kunjungan media ke lokasi pembangunan lintasan Formula E di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Ari menyampaikan, dalam pembangunan lintasan dibagi menjadi 5 zona. Untuk zona 4, memiliki kondisi hampir sama dengan zona 5, namun dikatakan Ari, tidak seberat kondisi zona 5. Sementara untuk zona 1-3 dinilai tidak membutuhkan waktu ataupun upaya lebih dalam proses pembangunannya.taboola mid article

“Zona 5 ini panjangnya 1,40 kilometer jadi 40 persen dari pekerjaan ini ada di zone 5, itu yang paling sulit,” kata Ari, Rabu (23/2).

Kendati mengakui zona 5, lokasi dengan kontur tanah berlumpur, merupakan pengerjaan paling sulit pihaknya optimis pembangunan akan rampung tepat waktu dan tepat kualitas.

Dia menuturkan, saat ini di zona 5 telah dilakukan pengerasan tanah. Setelahnya baru akan dilapisi material aspal.

Selanjutnya untuk zona 1-3, Ari menjelaskan, bentuk lintasannya yaitu berbelok. Di zona ini, terdapat kemiringan tertentu yang dianggap menjadi tantangan para pebalap saat melintas.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Widi Amanasto menyampaikan, pembangunan sirkuit Formula E di hari ke-21 sudah mencapai 25,54 persen. Capaian ini, menurutnya, lebih cepat 8 persen dari target yang telah ditentukan yaitu 17,57 persen.

Baca Juga:  Gubernur Kaltara Perintahkan OPD Membenahi Pelayanan

“Sampai kepada hari ke-21 sudah mencapai 25,54 persen, targetnya adalah 17,57 persen tapi kita sudah a head sekitar 8 persen dari target,” kata Widi.

Perlu diketahui, panjang lintasan Formula E di Kawasan Ancol yaitu 2,4 km.

Dikabarkan dari merdeka, Widi menyebutkan, dari proses pembangunan lintasan ini, tahapan terberat yaitu mengeraskan tanah dengan tekstur kurang padat. Kondisi tersebut ia sadari yang menuai kritik tajam dari berbagai pihak.

Namun, Widi menyampaikan bahwa proses pengerasan tanah tidak menjadi kendala utama dalam percepatan pekerjaan lintasan Fomula E.

“Setelah pengerasan baru kita akan bikin pengaspalan dan lain-lain itu yang terberat setelah itu kita jalan saja,” imbuhnya.

Dia pun optimis bahwa pembangunan lintasan akan rampung pada akhir Maret atau paling lambat awal April. Percepatan pembangunan ditegaskan Widi tidak mengesampingkan kualitas lintasan. Sebab selama proses pengerjaan, Formula E Operation (FEO) memantau 24 jam baik secara online ataupun offline.

“Mereka akan memantau terus dan secara berkala 1 minggu 2-3 kali mereka minta progress dan kita mengadakan meeting terus secara online,” pungkasnya.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas
Menteri Transmigrasi Beri Pesan Khusus untuk Azka: “Zero Poverty, Belajarlah dengan Rendah Hati di Amsterdam”
Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar
TPS3R Prabu Recycle, Upaya Warga Kurangi Beban Sampah ke TPA Burangkeng
Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global
Pembangunan TOD, AHY; Saya Titip Kepada Pemkot Bekasi Agar Sesuai Peruntukannya
Di Balik Laba Rp45 Triliun Pertamina Hulu Energi, BPK Ungkap Pinjaman untuk Dividen dan Tantiem yang Berbuah Beban Bunga Rp1,56 Triliun
Naniek Sudaryati Deyang Mudur dari Kepala BGN

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:58 WIB

PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:41 WIB

Menteri Transmigrasi Beri Pesan Khusus untuk Azka: “Zero Poverty, Belajarlah dengan Rendah Hati di Amsterdam”

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:22 WIB

Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:19 WIB

TPS3R Prabu Recycle, Upaya Warga Kurangi Beban Sampah ke TPA Burangkeng

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:17 WIB

Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global

Berita Terbaru