JAKARTA, Media Karya – Kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Seribu masih timpang jika dibandingkan dengan tingkat kesejahteraan masyarakat wilayah administrasi lain di DKI Jakarta.
Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta dibawah kepemimpinan PJ Gubernur Heru Budi Hartono harus gerak cepat (gercep) membangun infrastruktur di kawasan tersebut.
Demikian diungkapkan Ketua Umum Koalisi Peduli Jakarta (KPJ) Amos Hutauruk saat berbincang dengan wartawan, Jumat (20/10).
“Menurut saya, belum memadai. Masih banyak kekurangan dalam aspek fasilitas publik, seperti layanan transportasi, ketersediaan air, listrik, rumah sakit,” kata Amos.
Amos menjelaskan infrastruktur yang mendesak dibangun di Kepulauan Seribu antara lain pembangunan dermaga di setiap pulau. Belum lagi, sarana pendukung seperti tempat pengolahan sampah (TPS) 3R yang sangat dibutuhkan warga.
Selain itu lanjut Amos moda transportasi laut yang dominan digunakan di kepulauan tersebut sering terhambat karena kurangnya armada. Akibatnya masyarakat atau wisatawan harus menunggu kapal yang kerap terlambat.
“Seharusnya untuk keperluan wisata, transportasinya ditambah. Jadi, ketika kita mengunjungi satu pulau dan pindah ke pulau lain, waktunya menjadi efektif. Kalau seperti ini, kan, menjadi lama,” bebernya.
Menurut Amos meski pemimpin di Jakarta beberapa kali berganti, imbuhnya, tetap saja hingga saat ini tidak ada pembangunan infrastruktur di Kepulauan Seribu yang signifikan mendorong ekonomi masyarakat.
“Saya berharap PJ Gubernur Heru Budi Hartono mampu merealisasikan hal tersebut,” pungkasnya.
Sementara itu pengamat kebijakan publik Amir Hamzah memberikan masukan tentang peningkatan infrasruktur di Kepulauan Seribu, baik dalam bentuk pelabuhan atau dermaga, jalan, tempat pembuangan sampah, maupun listrik.
“Ini dirasa penting untuk menunjang Kepulauan Seribu agar bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata berkelas internasional,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (20/10).
Kata Amir pembangunan di Kepulauan Seribu belum dilaksanakan secara maksimal.
“Potensi pariwisata, perikanan, dan transportasi antar pulau hingga ke daratan perlu ditingkatkan,” bebernya.
Menurut Amir setidaknya ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan di Kepulauan Seribu. Antara lain dermaga, alat transportasi, dan infrastruktur pendukung lain.
“Pulau Seribu sebagai gerbang masuk ke DKI Jakarta perlu ditata dan dimaksimalkan potensinya dengan memberikan alokasi anggaran yang lebih maksimal lagi,” ungkapnya.(dri)






