Menko Zulhas Jelaskan Kopdes Merah Putih Cuma Untung Rp 78 Ribu

- Editor

Senin, 27 Juli 2026 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Pangan Zulkifli Hasan (Foto : Kemenko Bidang Pangan)

Menko Pangan Zulkifli Hasan (Foto : Kemenko Bidang Pangan)

JAKARTA, Mediakarya – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan 35 ribu Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi pada September 2026. Koperasi Merah Putih merupakan infrastruktur pemerintah serta berperan sebagai “offtaker”.

Menurutnya, kritikan tentang adanya Koperasi Merah Putih yang hanya mendapat keuntungan Rp78 ribu. “Kenapa hanya untung Rp78 ribu, karena memang belum jalan,”

Dirinya menilai banyak orang yang salah paham terhadap keberadaan Koperasi Merah Putih. “Koperasi Desa Merah Putih bukan supermarket,” katanya.

Baca Juga:  Bappenas: Pemindahan IKN Wujud Pemerataan Ekonomi

Disampaikan Zulhas usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Kamis, 23 Juli 2026.

“Infrastruktur pemerintah yaitu seluruh barang-barang subsidi, barang-barang bantuan pemerintah, semua nanti penyalurannya melalui Koperasi Desa Merah Putih atau Koperasi Kelurahan Merah Putih,” kata Zulhas kepada media.

Zulhas menuturkan penyaluran bansos dan bantuan pemerintah melalui Koperasi Desa Merah Putih akan dimulai pada September 2026 mendatang.

 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar
Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Pegawai Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Ditampung Agrinas, Qodari : Jadi PKWT BUMN 2 Tahun
Bupati Bolmut Sulawesi Utara Kena Ciduk OTT KPK
Prabowo Kerap Berkata Kasar Hingga Disarankan Dijauhkan dari Mikropon, Begini kata Pengamat

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal

Rabu, 23 September 2026 - 07:50 WIB

Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Selasa, 22 September 2026 - 11:27 WIB

Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB