Pasar Cisarua Bogor Direvitalisasi

- Editor

Minggu, 19 September 2021 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan anggota Komisi V DPRD Provinsi Jabar, Asep W ke Pasar Cisarua Bogor.

Kunjungan anggota Komisi V DPRD Provinsi Jabar, Asep W ke Pasar Cisarua Bogor.

BOGOR, Mexiakarya – Dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN), Pasar Cisarua Kabupaten Bogor di revitalisasi, dimana anggarannya bersumber dari pinjaman Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat ke PT SMI. Anggaran itu diberikan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui mekanisme bantuan keuangan tahun anggaran 2021 sebesar Rp 25 miliar.

“Kami pastikan Pemprov Jabar akan membayar revitalisasi Pasar Cisarua, karena ini anggaran PEN,” tegas anggota Komisi V DPRD Jabar, Asep Wahyuwijaya kepada wartawan saat meninjau revitalisasi Pasar Cisarua, Sabtu (18/9/2021).

Asep berjanji, akan mendorong Pemprov Jabar untuk membayar revitalisasi Pasar Cisarua ini.

“Tentunya setelah pembangunan selesai, seperti target yang disampaikan pemborong per 21 Desember 2021 mendatang,” katanya.

Menurut Asep, revitalisasi Pasar Cisarua Bogor sudah lama dan berkali kali diajukan Pemkab Bogor ke Pemprov Jabar. Tapi dalam realisasi awal anggarannya dianggap terlalu kecil dan tidak mencukupi untuk membenahi Pasar Cisarua.

“Iya pada waktu itu anggaran yang terealisasi hanya Rp 5 miliar. Maka pada 2018 Pemkab Bogor mengajukan kembali dan terealisasi 2019 dengan nilai Rp 10 miliar. Tapi tetap kedua anggaran itu belum mencukupi,” kata Ketua Fraksi Demokrat Jabar ini.

Baca Juga:  Elektabilitas Pasangan Herkos-Solihin Bertengger di Posisi Puncak

Padahal Pemkab Bogor melaui Dinas Perdagangan dan Perindustrian mengajukan proposal revitalisasi Pasar Cisarua sebesar Rp 35 miliar.

“Dan proposal itu sudah kita ketok palu melalui anggaran PEN sebesar Rp 25 miliar,”tutur Asep.

Lanjut Asep, pihaknya selain meninjau langsung proyek revitalisasi Pasar Cisarua juga memberikan informasi kepada Disperindag Kabupaten Bogor dan pelaksana proyek bahwa kondisi APBD Pemprov Jabar masih mengalami kontraksi atau defisit sekitar Rp 5 triliun lebih.

“Tapi seluruh pembangunan yang anggarannya diberi bantuan oleh Pemprov Jabar sumbernya dari PEN dan tidak akan terkena rasionalisasi. Jangan khawatir nilai kontrak akan tetap dibayar asal pihak pemborong harus benar benar maksimal baik dari segi teknis maupun waktunya,” harap Asep.

Asep mengakui, memantau ketika disepanjang jalur Puncak menuju Pasar Cisarua mobilisasi kendaraan maupun pergerakan manusia sudah mulai tersendat.

“Bertanda pergerakan ekonomi dikawasan wisata Puncak sudah kembali menggeliat,” ucapnya.

Masih kata Asep, bahwa keberadaan pasar yang bersih dan representatif sebagai infrastruktur ekonomi pokok dan tulang punggung pergerakan perekonomian rakyat yang memiliki peran dalam upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Program Pembiayaan Bank Jakarta Bikin Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Untung Berlipat
300 Anak Ikuti Lomba Mewarnai Indomaret Fresh Kebayoran Lama dan Dancow FortiGro
Wagub Rano Karno Optimis Program Pembiayaan Bank Jakarta Perkuat Ekonomi Pedagang Pasar
Dittipidter Bareskrim Polri Garda Terdepan Melawan Mafia Sumber Daya Alam
Kodam Jaya Kembali Kirim Bantuan Gempa NTT Gelombang Kedua
Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah
Punya Budget Campaign Rp10 Juta? Ini Strategi UKM Tingkatkan Penjualan Online
Nama Ranny Fahd Muncul Jelang Musda Golkar Kota Bekasi

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:46 WIB

Program Pembiayaan Bank Jakarta Bikin Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Untung Berlipat

Selasa, 1 September 2026 - 16:18 WIB

300 Anak Ikuti Lomba Mewarnai Indomaret Fresh Kebayoran Lama dan Dancow FortiGro

Selasa, 1 September 2026 - 13:25 WIB

Wagub Rano Karno Optimis Program Pembiayaan Bank Jakarta Perkuat Ekonomi Pedagang Pasar

Selasa, 1 September 2026 - 05:49 WIB

Dittipidter Bareskrim Polri Garda Terdepan Melawan Mafia Sumber Daya Alam

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Kodam Jaya Kembali Kirim Bantuan Gempa NTT Gelombang Kedua

Berita Terbaru