Pasca Banjir Bandang Sumatera, BBM Jenis Bio Solar Langka

- Penulis

Minggu, 28 Desember 2025 - 04:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emrus Sihombing.

Emrus Sihombing.

LAMPUNG, Mediakarya – Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumbar dan Sumut, tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memicu krisis energi bagi masyarakat.

Pakar komunikasi politik, Emrus Sihombing mengunformasikan bahwa selama 12 hari dirinya traveling trans Sumatera, Jakarta – Aceh, dan Aceh – Jakarta, bahan bakar minyak jenis bio solar terjadi kelangkaan.

Melihat kondisi tersebut, Emrus meminta direksi dan komisaris Pertamina serta Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia perlu angkat “Bendera Pitih” pertanda menyerah.

Baca Juga:  Pemkab Kudus Gelar Undian untuk Dongkrak Kepatuhan Wajib Pajak

“Di Sumatra, saya lihat langsung, masih banyak saudara-saudari kita di Sumatra yang belum merasakan kue pembangunan. Ini harus menjadi perhatian kita berama,” ujar Emrus kepada Mediakarya, Sabtu (27/12/2025)

Selain itu, BBM Bio Solar sangat langka dan sering kali habis di trans Sumatera. Dia pun menyebut Pertamina dan Kementerian ESDM tidak “berdaya” menyelesaikan kelangkaan solar tersebut.

“Untuk itu, menurut hemat saya, direksi dan komisaris Pertamina serta Menteri ESDM, perlu angakat bendera putih petanda meyerah,” tutupnya. (Pri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pangkogabwilhan II Terima Kenaikan Pangkat, Panglima TNI Tekankan Profesionalisme Perwira Tinggi
Pelimpahan Perkara Kasus Febrie Adriansyah Ujian Prosedur Hukum di Indonesia
Said Iqbal: Buruh Indonesia Bersama Polri Perangi Korupsi
Publik Diminta Tidak Terkecoh Soal Pelimpahan Berkas Jampidsus dari Polri ke Kejagung
MAKI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Redam Ketegangan Polri vs Kejagung
PMPRI: Ketegangan Polri vs Kejagung Jadi Momentum Bersihkan Lembaga Hukum dari Oknum Penyalahguna Wewenang
Alat kekuasaan dan Sampah Negara: Sebuah Telaah Kritis atas Turbulensi Penegakkan Hukum
IPPS Indonesia Desak Presiden Turun Tangan Atasi Konflik Antarpenegak Hukum
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:11 WIB

Pangkogabwilhan II Terima Kenaikan Pangkat, Panglima TNI Tekankan Profesionalisme Perwira Tinggi

Senin, 13 Juli 2026 - 16:48 WIB

Said Iqbal: Buruh Indonesia Bersama Polri Perangi Korupsi

Senin, 13 Juli 2026 - 14:39 WIB

Publik Diminta Tidak Terkecoh Soal Pelimpahan Berkas Jampidsus dari Polri ke Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:54 WIB

MAKI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Redam Ketegangan Polri vs Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:09 WIB

PMPRI: Ketegangan Polri vs Kejagung Jadi Momentum Bersihkan Lembaga Hukum dari Oknum Penyalahguna Wewenang

Berita Terbaru

Mikhail Adam, Peneliti Ekopol di Nusantara Centre (Foto: Ist)

Opini

Tirto dan Kalimat yang Tidak Pernah Mati

Selasa, 14 Jul 2026 - 07:50 WIB