Pemkab Bekasi dan BBWS Ajukan Anggaran ke Kemen PUPR

- Penulis

Selasa, 28 September 2021 - 02:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan tanggul darurat Sungai Citarum, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Penampakan tanggul darurat Sungai Citarum, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

BEKASI, Mediakarya – Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS Citarum sepakat bakal bersurat ke Kementerian PUPR untuk meminta anggaran penanganan tanggul
Sungai Citarum yang rawan jebol.

Saat ini, di Sungai Citarum sedikitnya terdapat 26 titik tanggul yang masuk katagori zona merah atau rawan jebol. Sehingga, perlu segera diperbaiki.

“Kita sepakat akan menyurati Kementerian PUPR untuk meminta dorongan agar diberikan anggaran ke BBWS. Sebab anggaran sekarang untuk penanganan darurat sudah habis. Jadi harus ada tambahan dana agar segera kita laksanakan perbaikannya,” kata Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan.

Dani berharap permohonan untuk anggaran perbaikan tanggul Sungai Citarum bisa segera ditindaklanjuti. Karena beberapa bulan lagi diprediksi akan memasuki musim hujan.

“Jadi kami berharap bisa segera ditangani titik rawan ini sebelum musim penghujan,” katanya.

Berdasarkan rapat antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan BBWS Citarum beberapa waktu lalu, diketahui ada 55 titik tanggul Sungai Citarum yang masuk katagori kritis, sedang dan ringan.

Dari mitigasi struktural, seluruh titik tanggul tersebut diperlukan penguatan agar tidak terjadi masalah. Terutama ketika di musim hujan.

Baca Juga:  Caleg PSI Yati Maryati Sulaeman Santuni Anak Yatim di Kota Batu Ciomas Kab.Bogor

Dani mengatakan, untuk 26 titik tanggul Sungai Citarum dengan katagori kuning atau sedang, penanganannya akan dilakukan di 2022. Sementara saat ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama BBWS Citarum memprioritaskan penguatan titik tanggul Sungai Citarum dengan katagori kritis.

Selain itu, Pemerintah Bekasi juga akan mengambil langkah non struktural di wilayah Citarum. Yakni dengan melakukan penghijauan dan memperkuat tanggul bersama Satgas Citarum Harum.

Menurut Dani, penanaman pohon di sekitar area tanggul akan memperkuat tanggul. Akar pohon terbukti bisa menahan terjadinya longsor atau hantaman derasnya aliran sungai sehingga tanggul tak mudah terkikis.

Upaya selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan berkerjasama dengan Perum Jasa Tirta membangun sistem peringatan dini sebelum terjadi banjir.

“Dua atau tiga jam sebelumnya tinggi permukaan air bisa diinformasikan di wilayah-wilayah yang kritis. Sehingga masyarakat sekitar mengetahui dan bisa dilakukan evakuasi dini,” kata Dani.
(Sygy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Wakapolri Minta, Rekomendasi KPRP Momentum Penguatan Fungsi Reskrim Polri
MUKOTA KADIN Kota Bekasi Ke-VI, Pemkot Bekasi Akan Kolaborasi Dengan Pengurus Baru
Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Pada Agustus
Mensos, Kota Dan Kabupaten Harus Punya Gedung Permanen Untuk Sekolah Rakyat
Mensos Ingatkan SR Untuk Jaga Barang Milik Negara
Warga dan Sopir Truk Sampah Keluhkan Kemacetan Parah di Pertigaan Akses TPA Burangkeng
Kerap Bikin Gaduh , Wali Kota Bekasi Didesak Segera Pecat Lurah Teluk Pucung
KP3B Bagikan APD dan Rencanakan Program Pengobatan Gratis untuk Pemulung di TPA Burangkeng
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:45 WIB

Wakapolri Minta, Rekomendasi KPRP Momentum Penguatan Fungsi Reskrim Polri

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:28 WIB

MUKOTA KADIN Kota Bekasi Ke-VI, Pemkot Bekasi Akan Kolaborasi Dengan Pengurus Baru

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:12 WIB

Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Pada Agustus

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:57 WIB

Mensos, Kota Dan Kabupaten Harus Punya Gedung Permanen Untuk Sekolah Rakyat

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:03 WIB

Mensos Ingatkan SR Untuk Jaga Barang Milik Negara

Berita Terbaru

Anies Baswedan (Ist)

Headline

Anies Tak Pernah Jalan Mundur

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:17 WIB

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper  (Foto: Ist)

Headline

Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:16 WIB