Pemkab Bulungan Petakan kawasan Sawit dan Hutan

- Editor

Minggu, 29 Oktober 2023 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG SELOR, Mediakarya – Pemerintah Kabupaten Bulungan melakukan pemetaan kawasan demi menyelesaikan ketidaksesuaian kawasan kebun sawit dan hutan demi mendukung kelancaran investasi.

“Penyelesaian itu untuk mendukung kegiatan investasi dalam daerah tetap berjalan, serta memberikan kontribusi kepada masyarakat di sekitar kawasan perkebunan,” kata Bupati Bulungan, Syarwani di Tanjung Selor, Minggu.

Bupati mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bulungan telah melaksanakan serangkaian sosialisasi penyelesaian ketidaksesuaian kebun kelapa sawit dengan kawasan hutan serta pedoman perizinan usaha perkebunan

Kegiatan itu diikuti perangkat daerah terkait, camat, dan seluruh kepala desa di Kabupaten Bulungan. Bupati menyebut, kawasan perkebunan kelapa sawit yang beririsan dengan kawasan hutan tersebar di 10 kecamatan.

“Untuk itu perlu dilakukan pemetaan terkait potensi penyesuaian per kecamatan, tidak bisa diseragamkan atau digeneralisasi,” ujar Bupati.

Ia mengatakan, saat ini telah lahir Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja, serta sejumlah peraturan perundang-undangan yang di dalamnya dimaksudkan untuk mempercepat penyelesaian permasalahan perkebunan kelapa sawit, di antaranya polemik mengenai izin lokasi, Hak Guna Usaha (HGU), dan kawasan hutan.

Baca Juga:  Kode Inisiatif: Pemilihan Penjabat Kada Perlu Lebih Transparan

Adanya penyelesaian tersebut sekaligus menjadi komitmen pemerintah untuk mendukung kegiatan-kegiatan investasi di dalam daerah tetap berjalan, terutama untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat di sekitar kawasan perkebunan.

“Kehadiran perkebunan di sekitar masyarakat itu pasti dari sisi aspek penyerapan kerja hingga pertukaran uang atau perekonomian. Hal ini harus kita bimbing secara jelas dan disosialisasikan,” ujarnya, dilansir dari antara.

Ia menambahkan, Pemerintah Daerah juga perlu memperjuangkan Dana Bagi Hasil (DBH) Perkebunan Sawit sebab di Bulungan terdapat 20 perizinan perkebunan dan eksis sudah berdiri tujuh pabrik kelapa sawit yang telah menghasilkan CPO (Crude Palm Oil). (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir
Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal
Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat
Musda Golkar Kota Bekasi di Ambang Perpecahan, Etos Indonesia Usul Jalan Tengah
Kendalikan Alih Fungsi Lahan, Pemkab Nisel Gelar Uji Publik Raperda LP2B
Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama
Lewat Program Polantas Karib, Polres Nias Selatan Tanamkan Kesadaran Berkendara Sejak Dini
Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Kendalikan Alih Fungsi Lahan, Pemkab Nisel Gelar Uji Publik Raperda LP2B

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama

Berita Terbaru